- PT Adhi Karya menyelesaikan jembatan darurat 60 meter di Bireun, Aceh, dalam 18 hari, memulihkan ekonomi pasca banjir bandang.
- Jembatan darurat berkapasitas 30 ton tersebut membuka kembali akses pasar dan menormalkan distribusi kebutuhan pokok wilayah sekitar.
- ADHI juga memobilisasi alat berat di beberapa titik kritis Aceh sebagai bagian dari tanggung jawab pemulihan penugasan negara.
Suara.com - PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) telah menyelesaikan pembangunan jembatan darurat di Kabupaten Bireun, Aceh. Hal ini untuk membangkitkan kembali ekonomi warga Bireuen dan sekitarnya, setelah Jembatan Bailey Krueng Tingkeum terputus akibat banjir bandang.
Bersama kontraktor lokal PT Krueng Meuh, ADHI menyelesaikan pembangunan jembatan darurat sepanjang lebih dari 60 meter dalam waktu 18 hari, didukung 33 personel Zeni Kodam Iskandar Muda yang bekerja intensif.
Jembatan dengan kapasitas 30 ton ini telah melayani kendaraan roda dua hingga truk logistik. Sehingga, akses pasar lintas wilayah kembali terbuka, distribusi kebutuhan pokok yang sempat melambat berangsur normal, dan layanan publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.
Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago mengatakan, percepatan pemulihan dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perseroan dalam menjalankan penugasan negara.
"Kami menegaskan akses infrastruktur adalah fondasi pemulihan, karena ketika jalan dan jembatan kembali berfungsi, distribusi bantuan, aktivitas ekonomi, dan layanan publik dapat bergerak bersamaan," ujarnya seperti dikutip dari keterbukaan informasi, Kamis (22/1/2026).
Selain pembangunan jembatan, ADHI mobilisasi alat berat ke sejumlah titik kritis di Aceh sejak akhir November 2025. Ekskavator dan dump truck dimobilisasi ke Aceh Tamiang, ruas Blangkejeren-Kutacane, Bireuen-Takengon, hingga Pidie untuk membuka akses, membersihkan material longsor, dan menyiapkan lahan infrastruktur darurat.
Kementerian PU mengerahkan sekitar 1.400 personel dan 1.854 unit alat berat untuk mendukung pemulihan konektivitas pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di Aceh, ADHI menjadi salah satu BUMN Karya yang berkontribusi melalui pembangunan jembatan dan mobilisasi alat berat di titik-titik prioritas.
Baca Juga: Kementerian PU Ingatkan Truk ODOL: Dilarang Lewat Jembatan Bailey di Lokasi Bencana Sumatera
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi
-
PKB Gaungkan Prabowonomics di Harlah ke-28, Cak Imin: Ini Bukan Akal-akalan
-
11 Warna Bedak yang Cocok untuk Kulit Hitam Manis, Dijamin Nampak Menyatu dan Flawless!
-
Cak Imin: Indonesia Kehilangan Arah Ekonomi Selama 25 Tahun