- BRI menyalurkan bantuan melalui program BRI Peduli untuk korban banjir di Desa Murung Asam, Hulu Sungai Utara, akhir tahun 2025.
- Bantuan berupa logistik dan bahan pangan, diserahkan langsung oleh Pemimpin BRI KC Amuntai, Whendrawan Nusatyo Adi.
- Penyaluran dilakukan melalui kolaborasi dengan perangkat desa dan relawan menuju titik-titik terdampak bencana.
Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui aksi nyata di lapangan.
Melalui program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk BRI Peduli, bank pelat merah ini menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak musibah banjir di Desa Murung Asam, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara.
Aksi kemanusiaan yang dilaksanakan pada penghujung tahun 2025 tersebut bertujuan untuk membantu masyarakat yang kesulitan mengakses kebutuhan dasar akibat terendamnya wilayah pemukiman mereka.
Penyerahan dukungan dilakukan secara langsung oleh Pemimpin BRI Kantor Cabang Amuntai, Whendrawan Nusatyo Adi.
Dalam kesempatan tersebut, ia menyerahkan bantuan secara simbolis kepada aparat desa serta perwakilan penduduk setempat sebagai bentuk kehadiran perusahaan di tengah situasi darurat.
Menyadari dampak luas dari bencana alam yang mengganggu stabilitas ekonomi dan sosial masyarakat, BRI memfokuskan bantuan pada perlengkapan logistik dan bahan pangan.
Paket bantuan yang didistribusikan meliputi:
- Bahan makanan pokok (Sembako)
- Mie instan dan makanan kaleng (Sarden)
- Kebutuhan bayi seperti popok
- Perlengkapan logistik darurat lainnya.
Whendrawan menjelaskan bahwa bantuan ini telah disesuaikan dengan urgensi kebutuhan di lapangan.
“Bencana alam menyentuh berbagai sendi kehidupan. Kami berharap dukungan ini mampu meringankan beban warga sekaligus memacu proses pemulihan agar kondisi segera kembali normal,” ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Baca Juga: Federico Barba Dipastikan Bertahan di Persib Bandung
Guna memastikan setiap bantuan sampai ke tangan yang berhak tanpa kendala, BRI menjalin kolaborasi erat dengan relawan serta perangkat desa setempat.
Mekanisme penyaluran dilakukan langsung ke titik-titik terdampak demi menjamin keamanan dan kecepatan distribusi di tengah keterbatasan akses fisik.
Semangat gotong royong menjadi landasan utama dalam kegiatan ini. Whendrawan menekankan pentingnya kerja sama semua pihak agar dampak bencana dapat diminimalisir secepat mungkin.
Selain dukungan materi, inisiatif ini juga diharapkan mampu memberikan suntikan moral bagi para penyintas banjir.
“Kami berupaya memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang sangat membutuhkan dan dapat segera dimanfaatkan,” tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Dari Pesisir Jadi Pusat Industri, KIPP Harita Group Ubah Arah Ekonomi Kayong Utara
-
Momentum Kartini 2026: Pertamina Perkuat UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi, Ketahanan, dan Akses Pasar
-
7 Bulan Menjabat, Harta Kekayaan Menkeu Purbaya Naik Rp18,2 M dan Tak Memiliki Utang
-
Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang
-
Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal
-
Sinergi DPRD dan Harita Group Dorong KIPP Kayong Utara Jadi Motor Ekonomi Baru Daerah
-
Transaksi Gadai Meningkat Pascalebaran, Masyarakat Ambalawi Manfaatkan Emas Jadi Sumber Likuiditas
-
Usai Copot Febrio dan Luky, Purbaya Tunjuk Dua Nama Ini Sebagai Penggantinya
-
Garuda Indonesia (GIAA) Rugi Rp 803 Miliar di Kuartal 1 2026
-
BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali di 2026, Simak Jadwalnya