- blu by BCA Digital mendorong masyarakat sadar membedakan apresiasi diri dan perilaku konsumtif yang mengganggu resolusi finansial 2026.
- blu mengedukasi empat strategi pengelolaan keuangan termasuk redefinisi *self-reward* menjadi produktif melalui produk finansialnya.
- Albert Kurniawan menekankan konsistensi harian dalam menghadapi promo dan pengeluaran menjadi kunci utama menjaga disiplin finansial.
Di tengah gempuran diskon, nasabah diminta lebih selektif. Gunakan promo yang justru mendukung kesehatan finansial, seperti program reward untuk pembukaan produk investasi, transaksi rutin yang terencana, atau program loyalitas yang mendorong konsistensi menabung.
Dengan begitu, diskon bukan lagi menjadi pemicu pemborosan, melainkan alat untuk mencapai efisiensi.
3. Terapkan Jeda Sebelum Bertransaksi
Saat dorongan belanja muncul, cobalah untuk memberi jeda dan mengalihkan dana tersebut ke produk finansial yang lebih bermakna.
Alokasi dana ke tabungan berjangka atau investasi di platform blu diklaim memberikan kepuasan yang lebih bertahan lama dibandingkan barang konsumsi sesaat.
Untuk mendukung ini, blu menyediakan berbagai insentif transaksi awal guna memberikan pengalaman mengelola uang yang lebih menyenangkan.
4. Melawan FOMO dengan Positive Trigger
Banyak orang terjebak belanja karena takut ketinggalan tren (Fear of Missing Out atau FOMO). Melalui rangkaian promo Resolusi Finansial 2026, blu ingin mengubah cara pandang tersebut.
Promo seharusnya menjadi trigger positif untuk mulai membangun portofolio investasi atau mencoba produk keuangan baru, sehingga nasabah tetap on track hingga akhir tahun.
Baca Juga: Instran Minta Pemerintah Tak Hanya Hitung Untung-Rugi dari Pengembangan Transportasi Umum
Sebagai bagian dari dukungan nyata, selama periode promosi hingga akhir Februari 2026, BCA Digital telah menyiapkan serangkaian program insentif yang dirancang untuk memperkuat fondasi keuangan nasabah sejak dini.
"Kami percaya bahwa keuangan yang sehat bermula dari keputusan-keputusan kecil yang diambil dengan sadar setiap harinya," tutup Albert.
Berita Terkait
-
Tembus 2 Juta Pengguna, Tring! by Pegadaian Bukti Komitmen Digitalisasi Emas dan Inklusi Finansial
-
Berapa Uang yang Dibutuhkan untuk Capai Financial Freedom? Begini Trik Menghitungnya
-
Kolaborasi KB Bank dan MSIG Life Hasilkan Smart Wealth Assurance, Jaminan Finansial Keluarga
-
Literasi Keuangan dengan Cara Baru Biar Makin Melek Finansial
-
Media Sosial Generasi Baru: Menghubungkan Sosial, Konten, dan Aset
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Silaturahmi Makin Mudah, Gojek Hadirkan Solusi Mobilitas Selama Ramadan & Lebaran
-
IHSG Tergelincir ke 7.389, Konflik Perang Iran-AS Bikin Investor Waspada
-
Purbaya Terburu-buru! Mendadak Prabowo Minta Para Menteri Kumpul di Danantara Sore Ini, Ada Apa?
-
Purbaya Buka-bukaan Soal Tekor APBN 2026: Ya Memang Kita Desain Defisit
-
Rupiah Ditutup ke Level Rp16.886 per Dolar AS, Analis: BI Tak Bisa Terus Intervensi
-
Profil PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), Ini Daftar Pemegang Sahamnya
-
Daftar Lokasi ATM Rp 20 Ribu Bank Mandiri untuk THR Keluarga
-
Sinergi Kemnaker-Kejati Sumut, Kerja Sosial Didorong Beri Manfaat Keterampilan
-
Ketegangan Selat Hormuz: Kapal Kontainer Diserang, Dua Tanker Pertamina Terjebak
-
Lebaran 2026: 400 Mal Gelar Diskon 70 Persen, Target Transaksi Tembus Rp53 Triliun