- Data Panel Harga BPN menunjukkan pergerakan harga pangan nasional bervariasi pada Senin, 26 Januari 2026.
- Beberapa komoditas naik signifikan seperti bawang putih dan telur ayam ras, berdasarkan rata-rata nasional.
- Komoditas yang mengalami penurunan harga meliputi daging ayam ras, cabai rawit merah, dan berbagai jenis daging.
Suara.com - Pergerakan harga pangan nasional kembali terjadi pada Senin (26/1/2026). Sejumlah komoditas terpantau naik, namun beberapa bahan pokok lainnya justru mengalami penurunan.
Data tersebut merujuk panelharga.badanpangan.go.id yang dikelola Badan Pangan Nasional (BPN). Harga yang ditampilkan merupakan rata-rata nasional dari zona pasar di Indonesia, dengan perbandingan terhadap hari sebelumnya, Minggu (25/1/2026).
Komoditas yang tercatat naik salah satunya telur ayam ras. Harga rata-ratanya berada di angka Rp30.692 per kilogram, naik Rp144 atau 0,47 persen.
Selain telur, gula konsumsi juga ikut mengalami kenaikan. Rata-rata harganya tercatat Rp18.191 per kilogram, naik Rp74 atau 0,41 persen.
Cabai merah besar juga masuk daftar komoditas yang bergerak naik. Harga rata-rata nasionalnya berada di angka Rp37.239 per kilogram, naik Rp112 atau 0,30 persen.
Kenaikan turut terjadi pada ikan tongkol yang kini berada di level Rp36.770 per kilogram. Komoditas tersebut naik Rp185 atau 0,51 persen.
Tak hanya itu, bawang putih bonggol juga mengalami kenaikan menjadi Rp38.799 per kilogram. Harga komoditas ini naik Rp333 atau 0,87 persen.
Sementara itu, komoditas beras juga menunjukkan pergerakan harga yang beragam. Beras premium tercatat Rp15.599 per kilogram, naik Rp53 atau 0,34 persen.
Selain beras premium, beras medium non SPHP turut mengalami kenaikan. Harga rata-ratanya berada di level Rp13.949 per kilogram, naik Rp 61 atau 0,44 persen. Kenaikan juga terlihat pada beras khusus (lokal). Komoditas ini tercatat Rp15.804 per kilogram, naik Rp136 atau 0,87 persen.
Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini: Cabai Merah Turun Drastis, Daging Sapi Naik
Di sisi lain, sejumlah komoditas mengalami penurunan. Daging ayam ras berada di angka Rp38.468 per kilogram, turun Rp511 atau 1,31 persen.
Harga cabai rawit merah juga tercatat turun menjadi Rp51.122 per kilogram. Komoditas ini turun Rp744 atau 1,43 persen.
Penurunan juga terjadi pada minyak goreng. Minyakita tercatat Rp17.432 per liter, turun Rp170 atau 0,97 persen, sedangkan minyak goreng curah berada di angka Rp17.334 per liter, turun Rp334 atau 1,89 persen.
Komoditas daging sapi murni ikut terkoreksi ke level Rp134.534 per kilogram, turun Rp2.270 atau 1,66 persen. Sementara daging kerbau beku impor tercatat Rp104.813 per kilogram, turun Rp5.426 atau 4,92 persen, dan daging kerbau segar lokal berada di angka Rp136.846 per kilogram, turun Rp3.600 atau 2,56 persen.
Selain itu, garam konsumsi juga turun menjadi Rp11.235 per kilogram, turun Rp240 atau 2,09 persen. Cabai merah keriting tercatat Rp35.375 per kilogram, turun Rp1.472 atau 3,99 persen.
Komoditas lainnya yang turun yakni ikan bandeng dan ikan kembung. Ikan bandeng tercatat Rp36.345 per kilogram, turun Rp137 atau 0,38 persen, sementara ikan kembung berada di level Rp43.824 per kilogram, turun Rp535 atau 1,21 persen.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam
-
Program MBG: Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat
-
Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg
-
Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan
-
Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas
-
Laba Bersih Arkadia Digital Media (DIGI) Melonjak 45,1% di 2025, Siapkan Ekspansi Bisnis AI
-
RI Siapkan Indonesia Center New York, Bidik Investasi dan Ekspansi Bisnis ke AS
-
Domestik Lesu, SIG Mau Kirim 1 Juta Ton Semen ke Pasar AS Lewat Dermaga Baru
-
Industri Manufaktur Didesak Beralih ke Energi Hijau, Jangan Tunggu Sampai Kalah Saing
-
Selisih Harga Makin Lebar, Migrasi Pertamax ke Pertalite Berpotensi Jadi Risiko Besar bagi APBN
-
Sekarang UMKM Bisa Ekspor ke Eropa Setelah IEU-CEPA Disepakati