- Data Panel Harga BPN menunjukkan pergerakan harga pangan nasional bervariasi pada Senin, 26 Januari 2026.
- Beberapa komoditas naik signifikan seperti bawang putih dan telur ayam ras, berdasarkan rata-rata nasional.
- Komoditas yang mengalami penurunan harga meliputi daging ayam ras, cabai rawit merah, dan berbagai jenis daging.
Untuk komoditas tepung terigu, pergerakan tercatat berbeda. Tepung terigu kemasan berada di angka Rp12.844 per kilogram, turun Rp45 atau 0,35 persen, sedangkan tepung terigu curah naik menjadi Rp9.743 per kilogram, naik Rp83 atau 0,86 persen.
Adapun komoditas kedelai biji kering (impor) terpantau turun menjadi Rp10.716 per kilogram. Harga kedelai impor turun Rp203 atau 1,86 persen.
Bawang merah juga tercatat turun di akhir Januari 2026. Harga rata-rata nasionalnya berada di level Rp 40.100 per kilogram, turun Rp638 atau 1,57 persen.
Sementara komoditas beras medium tercatat Rp13.353 per kilogram, turun tipis Rp5 atau 0,04 persen. Beras SPHP juga turun menjadi Rp12.409 per kilogram, turun Rp43 atau 0,35 persen.
Komoditas jagung untuk pakan ternak pun mengalami penurunan. Harga rata-ratanya berada di angka Rp6.888 per kilogram, turun Rp32 atau 0,46 persen.
Berita Terkait
-
Harga Pangan Nasional Kompak Turun Usai Natal, Cabai hingga Bawang Merah Merosot Tajam
-
Program MBG: Bukan Pemicu Inflasi, Justru Jadi Mesin Ekonomi Rakyat
-
Pusing! Pedagang Lapor Harga Pangan Melonjak di Nataru, Cabai Rawit Tembus Rp 80.000/Kg
-
Apresiasi Ferry Irwandi, IKAPPI Usul Skema Distribusi Masif untuk Tekan Harga Pangan
-
Harga Pangan Nasional Turun Lagi Jelang Akhir Tahun, Beras hingga Telur Melemah
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
ESDM Mulai Uji Coba B50 ke Kereta Api
-
Rencana 100 Gudang Pangan Disorot, Salah Lokasi Bisa Jadi Mubazir
-
Rupiah Loyo Lagi, Masih Betah di Level Rp 17.242/USD
-
YLKI Pertanyakan Infrastruktur dan Sistem Keselamatan PT KAI dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Santunan Korban Kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek Harus Dipercepat dan Dipermudah
-
Bos KAI Ternyata Sering Dipanggil Prabowo, Bahas Apa?
-
Buntut Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi, MTI Desak KNKT Bongkar Keandalan Taksi Listrik VinFast
-
Genjot Target E20, Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
-
Setelah Ada Kecelakaan KRL, BP BUMN Baru Evaluasi KAI Secara Menyeluruh
-
Tren Investasi Emas Digital Semakin Diminati di Indonesia