- Pasar kripto menunjukkan pemulihan pada Selasa (27/1/2026), di mana Bitcoin bergerak mendekati US$ 88.700 setelah sempat turun.
- Bitcoin menghadapi resistensi teknis signifikan di rentang US$ 90.168 hingga US$ 90.591 untuk melanjutkan tren positif.
- Risiko penurunan harga terkonfirmasi jika Bitcoin ditutup di bawah support kritis US$ 85.900, berpotensi koreksi ke US$ 78.000.
Suara.com - Setelah sempat mengalami tekanan jual yang cukup signifikan, pasar kripto kembali menunjukkan tanda-tanda pemulihan pada perdagangan Selasa (27/1/2026).
Bitcoin (BTC), sebagai aset digital nomor satu di dunia, terpantau melakukan rebound dan kini bergerak di kisaran harga US$ 88.700.
Pergerakan positif ini terjadi setelah pada akhir pekan lalu, tepatnya 25 Januari 2026, harga Bitcoin sempat merosot hingga menyentuh area US$ 86.100.
Berdasarkan pemantauan terkini, aset ini diperdagangkan di sekitar level USD 88.415, atau setara dengan nilai fantastis Rp 1.485.806.410.
Meskipun menunjukkan pemulihan, perjalanan Bitcoin untuk kembali ke tren bullish yang kuat masih dihadapi tantangan besar.
Berdasarkan data cost-basis, para analis menyoroti adanya hambatan atau resistensi teknis yang cukup tebal pada rentang harga US$ 90.168 hingga US$ 90.591.
Level US$ 90.550 menjadi titik paling krusial yang harus ditaklukkan oleh Bitcoin dalam waktu dekat.
Jika BTC mampu melampaui angka tersebut, langkah selanjutnya adalah menguji level US$ 91.210. Keberhasilan melewati zona ini akan secara signifikan melemahkan potensi pergerakan bearish (penurunan) jangka pendek.
Namun, investor perlu mencatat bahwa struktur pasar secara keseluruhan baru akan kembali ke posisi netral jika Bitcoin mampu merebut kembali level US$ 97.930.
Baca Juga: Harga Emas Naik Lagi, Hari Ini di Pegadaian Sudah Tembus Level Rp3 Juta
Selama harga masih berada di bawah angka tersebut, pola pergerakan saat ini dinilai masih cukup rentan terhadap fluktuasi mendadak.
Di balik optimisme pemulihan ini, risiko penurunan harga masih membayangi. Melansir laporan dari Beincrypto, pasar perlu mencermati batas bawah atau support kritis di angka US$ 85.900 hingga US$ 86.100.
Apabila terjadi penutupan harga harian secara jelas di bawah zona tersebut, maka hal itu akan menjadi sinyal konfirmasi breakdown (patahan tren naik).
Skenario terburuknya, harga Bitcoin berpotensi mengalami koreksi lanjutan sekitar 10% yang bisa menyeret nilainya kembali ke area US$ 78.000.
Angka ini merupakan proyeksi maksimal dari pola pelemahan yang saat ini sedang terbentuk di pasar.
Oleh karena itu, pelaku pasar disarankan untuk tetap memperhatikan volume transaksi dan rilis data ekonomi makro yang mungkin memengaruhi sentimen investor dalam beberapa hari ke depan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
Terkini
-
Emiten Pembayaran Digital CASH Mau Right Issue 996,6 Juta Saham
-
Vietjet Buka Rute Baru Jakarta-Da Nang
-
Masih Dibanderol USD 69.000, Begini Ramalan Harga Bitcoin
-
Riset: 26,7% Peminjam Pindar Gunakan Dana untuk Modal Usaha
-
Emiten Klinik PRDA Raup Laba Bersih Rp 207 Miliar Sepanjang 2025
-
Ancaman PHK Mengintai Jika Aturan Nikotin dan Tar Rokok Diperketat
-
Arus Mudik Mulai Terasa, Lalu Lintas di Tol MBZ Naik 25 Persen
-
Bagaimana Etika Memberi THR Via QRIS Menurut Islam?
-
BTN Ubah Strategi, Tak Lagi Sekadar Bank KPR tapi Jadi Penyedia Solusi Finansial
-
6.859 Masjid di Pantura Disiapkan Jadi Rest Area Pemudik Lebaran 2026