- BEI berupaya menjaga IHSG tetap positif setelah sempat melemah dan mengalami *trading halt* pada Rabu (28/1/2026).
- Melemahnya IHSG dipicu pengumuman MSCI mengenai metodologi *free float* dan pembekuan rebalancing saham Indonesia.
- Manajemen BEI telah bertemu langsung dengan pimpinan MSCI di New York untuk mendiskusikan perubahan metodologi hingga sebelum Mei.
Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan untuk menjaga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) agar tetap menghijau. Lantaran, IHSG sempat kena trading halt dan ditutup melemah pada Rabu (28/1/2026).
Adapun, IHSG melemah menyusul pengumuman penyedia indeks saham global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), terkait metodologi penghitungan free float, pembekuan rebalancing saham Indonesia bulan Februari, hingga penurunan peringkat pasar saham Indonesia.
Untuk itu BEI pun melakukan strategi agar tidak membuat IHSG anjlok lebih dalam.
Salah satunya rencana Danantara untuk masuk ke pasar modal? Menanggapi ini, Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, mengatakan belum dihubungi oleh Danantara untuk melantai di bursa.
"Sampai hari ini bursa belum berhubungnya dengan Danantara untuk kejadian ini ya. Kita masih menunggu mungkin perlu dicek dengan Danantara," katanya di Gedung BEI, Rabu (28/1/2026).
Dia menyebutkan bahwa rencananya Danantara masuk di Januari tahun ini. Namun, BEI pun belum mendapatkan kepastian dari pihak Danantara.
"Apakah mereka mau masuk atau enggak, target mereka kan Januari atau enggak," ungkap Iman.
Sementara itu, BEI masih membutuhkan waktu untuk berdiskusi lebih intensif dengan MSCI guna memahami secara detail kebutuhan dan ekspektasi lembaga pemeringkat global tersebut.
Dalam hal ini, manajemen BEI bertemu langsung dengan pimpinan MSCI di New York, Amerika Serikat, untuk membahas perubahan metodologi penghitungan free float saham.
Baca Juga: Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
“Ini yang nanti akan terus kami diskusikan dan prosesnya akan berjalan sampai dengan yang kami harapkan sebelum Mei," ujarnya.
Sementara itu, Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan bahwa keterbukaan informasi free float sejatinya telah lama diterapkan dan diinput secara rutin ke dalam sistem Bursa.
Menurutnya, emiten wajib melaporkan struktur kepemilikan saham, pihak terafiliasi, serta porsi free float setiap bulan dan setiap kali terjadi perubahan.
Selain itu, data free float juga dipublikasikan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan menjadi salah satu rujukan MSCI.
“MSCI sebagai institusi global tentu menggabungkan berbagai sumber data. Data free float sudah tersedia di Bursa, termasuk yang berasal dari KSEI,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Rekomendasi Saham-saham IHSG Hari Ini saat Dibayangi Aksi Profit Taking
-
Danantara Akan Atur Pemanfaatan Lahan yang Dirampas Satgas PKH dari 28 Perusahaan
-
Pencabutan Izin Tambang Gerus Saham-saham Big Caps, IHSG Masih di Level 8.900
-
Daftar Saham LQ45, IDX30, dan IDX80 Terbaru: BREN, CUAN Hingga BUMI Masuk
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
Terkini
-
Benarkah Tembakau Alternatif jadi Jalan Keluar Kebiasaan Merokok?
-
BUMN Ini Dulu Hanya Percetakan, Kini Bertransformasi jadi Raksasa Teknologi Keamanan Digital RI
-
Profil Dewan Energi Nasional, Ini tugas dan Tanggung Jawabnya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Target Negosiasi Tarif Impor AS Mundur, Ada Kendala?
-
Purbaya soal IHSG Anjlok: Beres Sebelum Mei, Hanya Syok Sesaat
-
PU Kebut Normalisasi Sungai Aek Doras, Upaya Redam Ancaman Banjir di Sibolga
-
Tekanan Global hingga AI Warnai 2026, MCorp Buka Ruang Dialog Strategis Lintas Industri
-
Pos Indonesia Gandeng Emiten WIFI Bantu Distribusi Internet Rakyat
-
IHSG Terjun Bebas, BEI: Investor Jangan FOMO Jual Saham