Suara.com - Dalam industri properti dan real estat tanah air, nama PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) telah menjadi sinonim bagi pengembangan kota mandiri modern.
Didirikan pada 16 Januari 1984, perusahaan yang menjadi bagian dari raksasa bisnis Sinar Mas Group ini memulai langkah komersialnya secara masif pada tahun 1989.
Fokus utamanya adalah mengubah lahan luas di Tangerang, Banten, menjadi kawasan hunian dan bisnis terintegrasi yang kini dikenal dunia sebagai BSD City.
Hingga saat ini, BSD City telah bertransformasi menjadi rumah bagi lebih dari 450.000 penduduk dengan ketersediaan sekitar 40.000 unit rumah.
Pengembangan kawasan ini tidak hanya terpaku pada sektor residensial, tetapi juga mencakup pusat hiburan, mal, serta area komersial yang luas.
Unggul dalam sisi infrastruktur, kawasan ini didukung oleh fasilitas modern seperti sistem pengelolaan sampah mandiri dan jaringan internet fiber optik yang merata.
Struktur Kepemilikan dan Kekuatan Afiliasi
Secara korporasi, BSDE merupakan anak perusahaan dari PT Paraga Artamida yang memegang kendali utama saham.
Sebagai bagian dari ekosistem Sinar Mas Land, BSDE juga memiliki pengaruh kuat melalui berbagai anak perusahaan, salah satunya adalah pengembang ternama PT Duta Pertiwi Tbk.
Baca Juga: Aksi Borong Danantara Dongkrak Laju IHSG ke Level 8.000 Siang Ini
Berdasarkan pembaruan data per 30 September 2025, komposisi pemegang saham BSDE menunjukkan struktur yang solid dengan dukungan modal dari berbagai entitas strategis:
PT Paraga Artamida: Memegang porsi terbesar sebesar 40,75%.
PT Ekacentra Usahamaju: Memiliki kepemilikan signifikan sebesar 25,94%.
Masyarakat (Publik): Partisipasi publik tercatat mencapai 28,35%, menunjukkan likuiditas saham yang tinggi di Bursa Efek Indonesia sejak pencatatan perdananya pada 6 Juni 2008.
Pemegang saham lainnya mencakup nama-nama besar seperti PT Simas Tunggal Center, PT Metropolitan Transcities Indonesia, hingga PT Pembangunan Jaya.
Kekuatan BSDE terletak pada gurita bisnisnya yang mencakup berbagai lini, mulai dari pengembangan lahan, konstruksi, hingga infrastruktur jalan tol.
Berita Terkait
-
Profil Shinhan Sekuritas, Digeledah Polisi Imbas Dugaan Saham Gorengan
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
BSDE Bidik Penjualan Minimal Rp 316,8 Miliar di Cluster Trsor Tahap 2
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN