- BPS mencatat konsumsi rumah tangga di tiga provinsi Sumatera terdampak bencana mengalami kontraksi pada Kuartal IV 2025.
- Konsumsi rumah tangga nasional tetap tumbuh kuat, mencapai 5,11% pada Kuartal IV 2025, didukung daya beli terjaga.
- Dampak bencana terbatas, pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan Kuartal IV 2025 tetap solid sebesar 5,39%.
Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan dampak dari bencana alam di tiga provinsi di Sumatera pada kuartal IV 2025 terhadap perekonomian Indonesia. Kejadian tersebut berdampak langsung pada konsumsi rumah tangga di wilayah terdampak.
Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan tekanan tersebut menyebabkan pertumbuhan konsumsi di daerah bencana mengalami kontraksi maupun perlambatan.
“Untuk di wilayah bencana, memang pertumbuhan konsumsi rumah tangganya secara year on year mengalami kontraksi, ada yang kontraksi tapi juga ada yang melambat,” ujar Amalia di Kantor BPS RI, Kamis (5/2/2026).
Meski demikian, Amalia menyebut dampak bencana tersebut bersifat terbatas dan tidak memengaruhi keseluruhan perekonomian nasional. Pasalnya, bencana hanya terjadi di sebagian wilayah Indonesia.
“Yang mengalami bencana ini kan hanya di tiga provinsi, tidak semua provinsi di Indonesia,” katanya.
Di tengah tekanan di daerah terdampak bencana, konsumsi rumah tangga secara nasional justru tercatat tetap tumbuh kuat pada kuartal IV 2025. BPS mencatat konsumsi rumah tangga nasional tumbuh di atas 5 persen secara tahunan.
“Kalau kita perhatikan, terutama konsumsi rumah tangga yang tumbuh di atas 5 persen itu kan yang secara year on year di triwulan 4 2025,” ucap Amalia.
Ia menjelaskan, sepanjang tahun 2025, konsumsi rumah tangga memang tumbuh sedikit di bawah 5 persen. Namun, penguatan terjadi pada kuartal IV seiring meningkatnya aktivitas ekonomi.
“Kalau sepanjang tahun 2025, pertumbuhan konsumsi rumah tangga adalah 4,98 persen, tetapi yang kuartal 4 2025, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,11 persen,” katanya.
Baca Juga: Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang
Menurut Amalia, penguatan konsumsi pada akhir 2025 tidak lepas dari terjaganya daya beli masyarakat serta dukungan kebijakan stimulus ekonomi yang diberikan pemerintah.
“Karena memang salah satunya adalah daya beli masyarakat tetap terjaga, kemudian adanya insentif dari kebijakan ekonomi atau kebijakan stimulus ekonomi,” ucapnya.
Selain itu, peningkatan mobilitas masyarakat juga menjadi faktor penting yang menopang konsumsi. Hal ini tercermin dari pertumbuhan jumlah penumpang di berbagai moda transportasi.
“Angkutan rel tumbuh 9,96 persen secara year on year, angkutan laut tumbuh 9,8 persen secara year on year,” ujar Amalia.
Moda transportasi lainnya juga mencatatkan pertumbuhan positif selama kuartal IV 2025, meskipun tidak setinggi angkutan rel dan laut.
“Angkutan sungai, danau, dan penyeberangan juga tumbuh sekitar 3,35 persen,” katanya.
Berita Terkait
-
Ibu-Ibu Mekaar, Pahlawan Ekonomi Keluarga Indonesia: Tak Berjubah, Namun Berjuang
-
Ekonomi RI Tumbuh 5,12 Persen, BI: Konsumsi Rumah Tangga Makin Bergairah
-
Korban PHK Masih Sumbang Ratusan Ribu Pengangguran! Industri Pengolahan Paling Parah
-
Cuma Mampu Kurangi Pengangguran 4.000 Orang, BPS Rilis Data yang Bikin Kening Prabowo Berkerut
-
Pengeluaran Riil Orang RI Hanya Rp12,8 Juta Per Tahun
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri
-
Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah