- Pada Jumat, 13 Februari 2026 pagi, IHSG dibuka melemah ke level 8.241 dan terus turun ke 8.206 (melemah 0,71 persen).
- Pelemahan IHSG dipicu aksi ambil untung investor serta pelemahan rupiah terhadap dolar AS menjelang libur panjang akhir pekan.
- Proyeksi mengindikasikan IHSG akan cenderung melemah menguji support 8.150–8.200, sebelum adanya sarasehan ekonomi Presiden.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memerah pada awal perdagangan Jumat, 13 Februari 2026. IHSG dibuka melemah ke level 8.241,
Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga pukul 09.05 WIB, IHSG masih betah di zona merah melemah 0,71 persen ke level 8.206.
Pada perdagangan pada waktu itu, sebanyak 2,60 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,28 triliun, serta frekuensi sebanyak 203.400 kali.
Dalam perdagangan di waktu tersebut, sebanyak 175 saham bergerak naik, sedangkan 372 saham mengalami penurunan, dan 411 saham tidak mengalami pergerakan.
Adapun, beberapa saham yang menjadi Top Gainers pada waktu itu diantaranya, ROCK, BAIK, BELL, INDS, JIHD, SSTM, MGLV, LUCY, UDNG, IDEA, CINT.
Sedangkan, saham yang masuk dalam Top Loser diantaranya, SOTS, IFSH, HILL, LION, SDMU, GRPM, SWID, TNCA, KLIN, SPRE, LAPD.
Proyeksi IHSG
IHSG diperkirakan bergerak cenderung melemah dan menguji area support 8.150–8.200 pada perdagangan Jumat (13/2), menjelang libur panjang akhir pekan.
Mengutip riset Phintraco Sekuritas, IHSG pada Kamis (12/2) ditutup melemah 0,31 persen ke level 8.265,35. Pelemahan ini terjadi setelah indeks mencatat reli selama tiga hari berturut-turut.
Baca Juga: Asing Tetap Borong Saham-saham Ini Meski IHSG Tertekan, Cek Rekomendasi Hari Ini
Analis Phintraco Sekuritas menilai, koreksi tersebut didorong aksi ambil untung investor menjelang hari pekan libur panjang. Selain itu, tekanan juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah.
Rupiah ditutup melemah ke level Rp 16.810 per dolar AS pada perdagangan Kamis (12/2), seiring penguatan dolar Amerika Serikat terhadap mayoritas mata uang utama dunia.
Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA5 dan MA200 meskipun belum mampu kembali menembus resistance 8.300. Histogram negatif MACD terpantau menyempit, sementara Stochastic RSI bergerak menguat di area pivot.
“Diperkirakan IHSG akan cenderung bergerak melemah dan menguji level 8.150–8.200 pada perdagangan Jumat (13/2), menjelang libur long weekend,” tulis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Level resistance IHSG berada di 8.300, pivot di 8.250, dan support di 8.150.
Dari sisi domestik, pelaku pasar turut mencermati agenda Presiden Prabowo Subianto yang berencana menggelar sarasehan ekonomi pada Jumat (13/2). Pertemuan tersebut bertujuan memberikan penjelasan komprehensif terkait kondisi perekonomian nasional serta respons pemerintah atas dinamika global.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Pemerintah Akan Larang Alih Fungsi Sawah, Sedang Siapkan Sanksi
-
Mentan Optimistis Stok Pangan Aman Hadapi Fenomena El Nino Godzilla
-
Beredar Info Harga Pertamax Tembus Rp17.850 per Liter 1 April, Pertamina: Belum Pasti
-
Dari Limbah Jadi Energi, Biomassa Sawit RI Kuasai Pasar Jepang
-
Aset Kripto Jadi Pelarian Saat Saham Loyo, Tapi Tetap Berisiko
-
Negara-negara Asing Mulai Antre Beli Pupuk dari Indonesia
-
Wacana Kemasan Polos Disorot, Rokok Ilegal Diprediksi Melonjak Tajam
-
RI Dapat Berkah dari Perang AS dan Iran, Bisa Jadi Raja Eksportir Pupuk Urea
-
Pegadaian Tembus Pasar Global, Ekspansi ke Timor Leste di Usia 125 Tahun
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina