Bisnis / Energi
Minggu, 01 Maret 2026 | 05:56 WIB
Ilustrasi kilang minyak. [Antara]
Baca 10 detik
  • Serangan gabungan AS dan Israel ke Iran memicu balasan rudal Teheran yang mengganggu jalur ekspor minyak vital global.
  • Kawasan energi dunia terpengaruh, menyebabkan harga minyak Brent diprediksi naik tajam saat pasar dibuka Senin.
  • Meskipun Selat Hormuz belum ditutup, ancaman membuat perusahaan menangguhkan pengiriman dan meningkatkan tarif pengiriman.

Skala serangan AS-Israel serta retorika keras yang dilontarkan Donald Trump mengindikasikan bahwa Washington sedang bersiap untuk kampanye militer berkelanjutan guna melemahkan kepemimpinan Iran secara permanen.

Load More