- Harga perak murni Antam pada Rabu, 4 Maret 2026, terkoreksi dalam sebesar Rp 4.200 per gram menjadi Rp 52.000 per gram.
- Pergerakan harga menunjukkan volatilitas tinggi, setelah Senin (2/3/2026) sempat melonjak ke Rp 59.100 per gram sebelum melemah.
- Harga perak global menguat tipis 0,42% menjadi US$ 82.27 per troy ons, namun masih tertekan penguatan Dolar AS.
Suara.com - Harga perak murni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam terpantau mengalami penurunan drastis pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026.
Penurunan ini menandai volatilitas tinggi yang melanda instrumen investasi perak dalam tiga hari terakhir, di mana harga seolah sedang menaiki rollercoaster yang menukik tajam.
Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Logam Mulia pada Rabu pagi, harga perak Antam hari ini terkoreksi sangat dalam sebesar Rp 4.200 per gram.
Angka ini menyeret harga perak ke level Rp 52.000 per gram, sebuah penurunan yang cukup signifikan bagi para pengoleksi aset safe haven. Penurunan ini sekaligus memperpanjang tren negatif yang terjadi sejak hari sebelumnya.
Jika ditarik ke belakang, pergerakan harga perak dalam satu pekan ini menunjukkan dinamika yang sulit ditebak.
Pada awal pekan, Senin (2/3/2026), perak Antam sempat mencatatkan performa impresif dengan melonjak Rp 1.050 hingga mencapai level Rp 59.100 per gram. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama.
Memasuki hari Selasa (3/3/2026), harga perak mulai menunjukkan tanda-tanda kelelahan dengan "ambrol" sebesar Rp 2.900, yang membawa harganya kembali ke level Rp 56.200 per gram.
Puncaknya terjadi pada hari Rabu ini, di mana pelemahan yang mencapai Rp 4.200 membuat akumulasi penurunan dalam dua hari terakhir menjadi sangat terasa bagi portofolio investor ritel di Indonesia.
Harga Perak Murni dan Heritage Antam
Baca Juga: Emas Dunia Terkoreksi Tajam, Ini Penyebabnya
Bagi masyarakat yang berencana melakukan transaksi atau melakukan diversifikasi aset pada harga rendah saat ini, Antam menyediakan berbagai varian berat dengan perhitungan pajak yang berlaku.
Perlu diperhatikan bahwa harga dasar berbeda dengan harga yang sudah menyertakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11%.
Untuk produk perak batangan murni, Antam mematok harga dasar untuk ukuran berat 250 gram sebesar Rp 13.400.000. Jika menyertakan pajak PPN 11%, maka investor harus merogoh kocek sebesar Rp 14.874.000.
Sementara itu, untuk ukuran yang lebih besar yakni 500 gram, harga dasarnya berada di angka Rp 26.000.000, dengan harga akhir setelah pajak mencapai Rp 28.860.000.
Selain perak murni batangan reguler, Antam juga menawarkan varian Perak Heritage yang memiliki nilai estetika lebih tinggi. Untuk ukuran 31,1 gram, harga dasar hari ini dibanderol Rp 2.163.013, dengan harga setelah pajak berada di kisaran Rp 2.403.164.
Sedangkan untuk varian Heritage yang lebih berat, yakni 186,6 gram, harga dasarnya dipatok Rp 11.868.496 dengan harga final setelah pajak mencapai Rp 13.174.031.
Berita Terkait
-
Emas Antam Ambruk, Hari Harganya Rp 3.045.000/Gram
-
Harga Emas Antam Semakin Tinggi, Tembus Rp 3,13 Juta/Gram
-
Harga Emas Meroket di Pegadaian saat Perang Timur Tengah Berkecamuk
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Berbalik Melonjak, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Antam Terbaru Hari Ini
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Bahlil Buka Suara Nasib Dua Kapal Pertamina yang Terjebak di Selat Hormuz
-
Dolar AS Makin Ganas, Rupiah Masih Sakit ke Level Rp16.922
-
Emas Antam Ambruk, Hari Harganya Rp 3.045.000/Gram
-
Presiden Perancis Sebut Serangan ke Iran 'Ilegal', Trump Ancam Boikot Sekutu Barat
-
Tar dan Nikotin Dibatasi, Industri Kretek Nasional Terancam Lumpuh
-
Laba Meroket, Segini Besaran Dividen Maybank Group
-
Eks Bendahara TPN Ganjar-Mahfud Lolos Seleksi Bos OJK
-
OJK: Laporan Penipuan Tembus 13.130 Kasus Selama Ramadan, Dana Masyarakat Hilang Miliaran
-
IHSG Makin Memburuk pada Rabu Pagi, Dibuka ke Level 7.859
-
Pertamina Bicara Harga BBM Nonsubsidi Setelah Selat Hormuz Ditutup, Naik?