- Kemenhub kembali mengadakan program Motis 2026 gratis untuk motor dan penumpang selama mudik Lebaran.
- Pendaftaran dibuka hingga 29 Maret 2026; keberangkatan arus mudik 13-19 Maret, balik 24-30 Maret.
- Motis 2026 melayani tiga lintasan utama (Utara, Tengah, Selatan) dengan kuota 11.500 motor.
Suara.com - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian, kembali menggelar program Angkutan Motor Gratis (Motis) dengan Kereta Api pada masa mudik Lebaran 2026.
Program ini menyediakan sekitar 28 ribu tiket penumpang dan 11.500 kuota pengangkutan sepeda motor bagi masyarakat.
Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Kementerian Perhubungan, Arif Anwar, mengatakan masyarakat sudah bisa melakukan pendaftaran program tersebut melalui laman nusantara.kemenhub.go.id.
Ia menjelaskan, pendaftaran program Motis dibuka hingga 29 Maret 2026. Sementara untuk periode keberangkatan arus mudik dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 19 Maret 2026.
Adapun periode arus balik akan dilaksanakan mulai 24 hingga 30 Maret 2026.
"Motis ini merupakan salah satu program yang memang kita selenggarakan sebagai wujud kehadiran pemerintah ya. Ini tentunya kita kaitkan dengan banyaknya pengendara sepeda motor di dalam setiap kali mudik Lebaran," ujarnya dalam talkshow Ngobras, Mudik Nebeng Motis Aja, di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Program Motis Lebaran 2026 akan melayani sejumlah stasiun pendaftaran yang tersebar di berbagai daerah.
Di antaranya Stasiun Jakarta Gudang, Tangerang, Bekasi, Depok Baru, Kiaracondong, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Kroya, Purwokerto, Kebumen, Kutoarjo, Lempuyangan, Purwosari hingga Madiun.
Arif menjelaskan, pada tahun ini layanan Motis akan melayani tiga lintasan utama, yaitu lintas utara, lintas tengah, dan lintas selatan.
Baca Juga: PELNI Siapkan 751 Ribu Tiket dan 55 Kapal untuk Mudik Lebaran
Penambahan lintas selatan dilakukan pemerintah untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas tersebut selama periode mudik Lebaran.
"Jika pada Lebaran 2025 layanan hanya mencakup Lintas Utara dan Lintas Tengah, maka pada tahun ini pemerintah memperluas jangkauan pelayanan dengan menambahkan Lintas Selatan," jelasnya.
Dalam program ini, peserta yang mendaftarkan sepeda motor dengan kapasitas mesin maksimal 200 cc akan mendapatkan dua tiket penumpang serta satu tiket bayi secara gratis.
Namun, peserta tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan administrasi, seperti kepemilikan KTP, Kartu Keluarga, serta Surat Izin Mengemudi (SIM C).
Selain itu, peserta yang telah melakukan pendaftaran secara daring juga diwajibkan melakukan verifikasi di posko yang dipilih saat pendaftaran. Langkah ini dilakukan agar data peserta tidak terhapus secara otomatis oleh sistem.
Sepeda motor yang akan diangkut juga harus diserahkan ke stasiun penunjang dua hari sebelum keberangkatan, atau satu hari sebelumnya untuk stasiun lainnya.
Berita Terkait
-
Kuotanya 33 Ribu, Begini Daftar Mudik Gratis Kemenhub di Nataru
-
Kemenhub Larang Operasional Truk di Jalan Tol Selama Nataru, Catat Tanggalnya
-
Kemenhub: Seluruh Pesawat Airbus A320 di Indonesia Layak Operasi
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Kemenhub Pastikan Bandara PT IMIP di Morowali Beroperasi Legal
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Isu Deforestasi, Pemerintah Yakinkan Buyer Jepang Soal Wood Pellet Gorontalo
-
SKK Migas Ungkap Potensi Besar Asuransi di Balik Agresivitas Pengeboran
-
Memahami Arsitektur Pasar Kripto Indonesia: Antara Bursa Kripto CFX dan ICC
-
Industri Kripto Tumbuh, Ini Daftar Anggota Bursa Kripto CFX per Februari 2026
-
DJP Garap Coretax Mobile, Bisa Dipakai di Android dan iPhone
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini