- Harga emas Antam per 6 Maret 2026 turun Rp 25.000 menjadi Rp 3.024.000 per gram; harga beli kembali juga turun.
- Harga emas Antam setelah pajak berbeda bervariasi tergantung ukuran gramasi, contohnya 1 gram menjadi Rp 3.031.560.
- Emas dunia tertekan penguatan dolar AS dan antisipasi data ketenagakerjaan, meskipun ketegangan Timur Tengah berpotensi mendongkrak permintaan aset aman.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Juma, 6 Maret 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 3.024.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu mulai anjlok Rp 25.000 dibandingkan hari Kamis, 5 Maret 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.787.000 per gram.
Harga buyback itu juga turun Rp 32.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Kamis kemarin.
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:
- Emas 0,5 Gram Rp 1.565.905
- Emas 1 Gram Rp 3.031.560
- Emas 2 gram Rp 6.002.970
- Emas 3 gram Rp 8.979.393
- Emas 5 gram Rp 14.932.238
- Emas 10 gram Rp 29.809.338
- Emas 25 gram Rp 74.397.530
- Emas 50 gram Rp 149.968.988
- Emas 100 gram Rp 299.859.780
- Emas 250 gram Rp 743.118.163
- Emas 500 gram Rp 1.486.025.800
- Emas 1.000 gram Rp 2.972.011.500
Harga Emas Dunia Fluktuatif
Harga emas dunia mengalami penurunan pada awal perdagangan Asia, Jumat. Logam mulia tersebut kehilangan momentum di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS).
Mengutip laporan FXStreet, harga emas spot (XAU/USD) sempat anjlok hingga mendekati level USD5.085 per troy ons pada awal sesi Asia.
Baca Juga: Harga Emas Merangkak Naik, BSI Pastikan Stok Emas Aman
Penguatan dolar AS menjadi salah satu faktor utama yang menekan harga emas. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan rilis data ketenagakerjaan Amerika Serikat untuk Februari yang dijadwalkan keluar pada Jumat waktu setempat.
Di sisi lain, lonjakan harga energi turut memengaruhi sentimen pasar. Kenaikan harga minyak dan gas yang dipicu konflik di Timur Tengah memicu kekhawatiran munculnya tekanan inflasi baru.
Kondisi tersebut membuat pelaku pasar mulai mengurangi ekspektasi terhadap pelonggaran kebijakan moneter lebih lanjut oleh bank sentral AS, The Federal Reserve (The Fed). Situasi ini mendorong penguatan dolar AS yang pada akhirnya menekan harga komoditas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar, termasuk emas.
Meski demikian, analis menilai pelemahan harga emas saat ini bukan berarti minat terhadap aset safe haven menurun. "Volatilitas baru-baru ini bukan berarti permintaan emas sebagai aset safe-haven telah melemah," kata analis Morgan Stanley.
Ia menambahkan bahwa perlambatan harga emas saat ini lebih dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni penguatan dolar AS serta investor yang mencari likuiditas di tengah kondisi pasar yang tidak menentu.
"Perlambatan ini sebagian besar didorong oleh dua faktor: dolar AS yang lebih kuat dan investor yang mencari likuiditas," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda