- Menhub Dudy Purwagandhi menginstruksikan pengetatan pemeriksaan kelaikan sarana transportasi menjelang Angkutan Lebaran 2026.
- Hingga 8 Maret 2026, telah diperiksa puluhan ribu bus, kapal, pesawat, serta sarana kereta api.
- Dampak pemeriksaan mencakup pemberian peringatan, pelarangan operasi, hingga sanksi tilang bagi armada tidak laik.
Suara.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, menginstruksikan seluruh jajaran Kementerian Perhubungan untuk memperketat pemeriksaan kelaikan sarana transportasi menjelang masa Angkutan Lebaran 2026.
Pemeriksaan atau ramp check tersebut diminta dilakukan secara konsisten di seluruh moda transportasi guna memastikan keselamatan perjalanan masyarakat selama musim mudik.
Menurut Dudy, keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat saat Lebaran. Karena itu, setiap kendaraan yang beroperasi harus dipastikan dalam kondisi layak jalan sebelum melayani penumpang.
“Keselamatan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran harus jadi prioritas utama. Terkait hal ini, saya telah menginstruksikan seluruh jajaran Kemenhub untuk melakukan ramp check secara konsisten dan sesuai prosedur, sehingga semua sarana transportasi yang beroperasi benar-benar dalam kondisi laik jalan,” beber Dudy kepada wartawan, dikutip Minggu (8/3/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan kendaraan telah dilakukan di berbagai sektor transportasi. Di sektor transportasi darat, ramp check dilakukan terhadap puluhan ribu unit bus yang beroperasi di berbagai wilayah.
Dudy mengatakan, sejak 23 Februari 2026 pihaknya telah memeriksa 27.664 unit bus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.516 unit dinyatakan layak beroperasi, sementara sisanya diberikan peringatan perbaikan, dilarang beroperasi, hingga dikenakan sanksi tilang.
Selain transportasi darat, pemeriksaan juga dilakukan pada sektor transportasi laut. Kementerian Perhubungan telah melakukan uji kelaiklautan terhadap ratusan kapal yang akan beroperasi selama masa angkutan Lebaran.
Di sektor ini, sebanyak 832 unit kapal telah diperiksa dari total 840 unit armada yang tersedia. Sementara pada sektor penyeberangan, pemeriksaan dilakukan terhadap 220 unit kapal dari total 254 unit kapal.
Pemeriksaan juga dilakukan pada sektor transportasi udara. Dari total 564 unit pesawat yang tersedia, sebanyak 372 unit telah menjalani ramp check untuk memastikan kondisi pesawat aman digunakan selama periode mudik.
Baca Juga: Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 16 dan 18 Maret, Menhub Siapkan Skema WFA
Adapun pada sektor perkeretaapian, Kementerian Perhubungan telah memeriksa 3.672 unit sarana kereta api dari total keseluruhan 3.687 unit sarana yang tersedia.
Lebih lanjut, Dudy juga mengingatkan seluruh operator transportasi untuk memastikan armada mereka dirawat secara optimal. Hal ini penting agar layanan transportasi selama masa Lebaran tetap aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Semua transportasi publik harus menjamin keselamatan penumpang dan wajib memberikan pelayanan yang optimal. Ini penting agar para penumpang merasa aman dan nyaman selama di perjalanan,” pungkas Dudy.
Berita Terkait
-
Catat! Kemenhub Keluarkan Jadwal WFA Selama Mudik
-
DAMRI Kerahkan 1.800 Bus, Bidik 2,7 Juta Penumpang Mudik Lebaran 2026
-
Mudik Gratis Naik Kereta! Kemenhub Buka 28 Ribu Tiket Motis Lebaran 2026
-
PELNI Siapkan 751 Ribu Tiket dan 55 Kapal untuk Mudik Lebaran
-
Pertamina Siapkan SPBU 24 Jam, Mobil Tangki hingga Towing Gratis Selama Mudik
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara
-
7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?
-
Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital
-
Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China
-
Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor
-
Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta
-
Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret
-
Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI
-
Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya
-
Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO