- DAMRI siagakan hingga 1.800 bus untuk angkutan mudik Lebaran 2026.
- Target melayani 2,7 juta penumpang, fokus rute Jawa, Sumatera, dan Bali.
- Jamin keselamatan melalui pemeriksaan kesehatan awak bus (fit to work).
Suara.com - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor transportasi, Perum DAMRI, menyatakan kesiapannya untuk mengawal mobilitas masyarakat pada periode Angkutan Hari Raya Idulfitri (AHRI) 2026. Tak tanggung-tanggung, ribuan armada disiagakan demi menjamin kelancaran arus mudik dan balik tahun ini.
Vice President Operasional dan Keselamatan DAMRI, Wahyu Susilo mengungkapkan, perusahaan telah memetakan kebutuhan armada dengan rata-rata pengoperasian sebanyak 1.592 bus. Namun, angka ini dipastikan bakal membengkak saat memasuki masa puncak (peak season).
"DAMRI merencanakan kurang lebih akan mengoperasikan rata-rata 1.592 armada. Dengan target di peak season nanti, kita berkisar di angka 1.800-an unit yang dapat kita operasikan," ujar Wahyu dalam konferensi pers di Kemayoran, Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Langkah masif ini sejalan dengan target ambisius DAMRI yang memproyeksikan mampu melayani sekitar 2,7 juta pelanggan selama periode Lebaran 2026. Wahyu menjelaskan, lonjakan penumpang diprediksi akan terkonsentrasi pada rute-rute antarkota yang menghubungkan Jakarta menuju jantung Pulau Jawa dan Sumatera.
Beberapa rute "gemuk" yang diprediksi banjir pemudik antara lain:
- Jawa Tengah & Jawa Timur
- Bali
- Lampung
- Padang
- Palembang
Selain angkutan antarkota, layanan bus bandara milik DAMRI juga diperkirakan bakal ketiban untung seiring meningkatnya volume pengguna transportasi udara.
Tak hanya mengejar target komersial, DAMRI juga kembali bersinergi dalam program mudik gratis yang diinisiasi pemerintah maupun swasta. Sebanyak 260 unit armada khusus telah disiapkan untuk program ini.
"Kurang lebih kita ada di angka 260 plus-plus lah untuk mudik gratis yang kita layani pada kesempatan tahun ini," tambah Wahyu.
Aspek keselamatan pun menjadi harga mati. DAMRI memastikan seluruh awak bus wajib melewati prosedur fit to work sebelum memegang kemudi. Pengecekan teknis kendaraan atau ramp check juga dilakukan secara berkala.
Baca Juga: Tukar Uang Baru di Bank BRI Minimal Berapa? Ini Ketentuannya
"Ini menjadi bagian dari SOP Perum DAMRI untuk memastikan kondisi kesehatan dan kesiapan kerja pengemudi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan