Suara.com - Beroperasi sejak tahun 1984, PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) memposisikan diri sebagai pionir dalam penyediaan jasa kontraktor pengeboran minyak, gas bumi (migas), dan panas bumi (geothermal).
Perusahaan memiliki spesialisasi operasional di dua medan utama:
Lepas Pantai (Offshore): Memiliki armada berupa 1 unit jack-up rig dan 3 unit swamp barge rig.
Darat (Onshore): Mengoperasikan 6 unit rig darat bertenaga tinggi.
Rekam jejak APEX sangat panjang dalam menangani klien kelas dunia, termasuk Petronas, Chevron, serta pengalaman monumental selama tiga dekade di Blok Mahakam.
Dalam sejarah perjalanannya di bursa, APEX tercatat dua kali melantai; pertama pada tahun 2002, sempat melakukan delisting pada 2009, dan kembali melakukan relisting pada tahun 2013 hingga saat ini.
Struktur Kepemilikan dan Pengendalian
Struktur kepemilikan APEX didominasi oleh entitas pengendali yang memegang komando strategis perusahaan. Per data terbaru, struktur kepemilikan saham terdiri dari:
PT Aserra Capital: Sebagai pemegang saham pengendali utama dengan porsi kepemilikan mayoritas (kisaran 53,51% hingga 75%).
Baca Juga: Harga BUMI Meroket Usai Sahamnya Rontok Kemarin, Ini Penyebabnya
Standard Chartered Bank Singapore: Memiliki porsi saham signifikan, yakni sekitar 6,23%.
Publik dan Institusi Lain: Porsi saham publik serta investor institusi lainnya (seperti HSBC BK PLC) mengisi sisa porsi kepemilikan.
Penerima Manfaat Akhir (Ultimate Beneficial Owners): Kepemilikan APEX dikendalikan oleh tiga tokoh utama, yaitu Irwan Sastrotanojo, Zainal Abidinsyah Siregar, dan Erwin Sutanto.
Setelah menghadapi masa-masa menantang di masa lalu, APEX kini menunjukkan performa yang cukup menggembirakan:
Turnaround Keuangan: Pada tahun buku 2024, perusahaan berhasil membalikkan keadaan dengan mencatatkan laba bersih setelah sebelumnya sempat mengalami kerugian.
Pertumbuhan Laba: Tren positif berlanjut hingga tahun 2025, di mana laporan Kuartal III 2025 menunjukkan lonjakan laba sebesar 56% secara year-on-year.
Berita Terkait
-
BNI Sekuritas Optimistis Pasar Saham, Proyeksi IHSG Capai 10.800 Didukung Sektor Komoditas
-
Konflik Timur Tengah Berkecamuk Lagi, IHSG Terseret Turun ke Level 7.362
-
Pasar Global Berdarah, Bursa Saham Israel Justru Menguat Sendirian
-
Emiten AVIA Raih Peringkat A+ dalam Studi Laporan Keberlanjutan Perusahaan Publik
-
IHSG Menguat 0,53% di Sesi I, Tapi Banyak Saham Merah
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga