Bisnis / Ekopol
Minggu, 15 Maret 2026 | 16:31 WIB
Seyyed Abbas Araghchi. [Ist]
Baca 10 detik
  • IRGC Iran mengancam akan memburu Netanyahu sebagai balasan langsung atas perang berkelanjutan dengan Israel dan Amerika Serikat.
  • Menteri Luar Negeri Iran mengusulkan pembentukan komite bersama tetangga untuk menyelidiki kerusakan fasilitas sipil di Teluk.
  • Pakar menilai serangan AS di Isfahan berfokus pada kehancuran maksimal tanpa tujuan akhir politik yang jelas bagi Washington.

Stabilitas keamanan, baik bagi negara-negara Teluk maupun arus logistik di Selat Hormuz, diprediksi akan semakin memburuk.

Menurutnya, rezim Iran yang merasa terluka namun tetap berdiri teguh justru akan menjadi ancaman yang jauh lebih besar dan penuh dendam di masa depan.


Disclaimer: Artikel ini disusun berdasarkan laporan terkini terkait situasi geopolitik di Timur Tengah. Informasi mengenai konflik memiliki tingkat risiko tinggi dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Load More