- Presiden Trump menunda lima hari rencana serangan udara terhadap infrastruktur energi Iran, bergantung pada keberhasilan diskusi yang sedang berlangsung.
- Iran membantah klaim Trump mengenai percakapan produktif, menyebutnya upaya memanipulasi harga energi global dan mengulur waktu.
- Ketegangan dipicu ultimatum 48 jam Trump terkait Selat Hormuz, direspons Iran dengan ancaman serangan terhadap fasilitas vital regional.
Beberapa fakta mengenai risiko serangan terhadap infrastruktur air:
Target Empuk: Lokasi pabrik desalinasi yang berada di pesisir pantai membuatnya sangat rentan terhadap serangan rudal dari Iran.
Krisis Kemanusiaan: Melumpuhkan instalasi ini akan menyebabkan penderitaan massal bagi warga sipil tanpa harus melakukan serangan langsung ke pemukiman.
Lumpuhnya Industri: Sektor energi, termasuk minyak dan gas, sangat bergantung pada pasokan air dari proses desalinasi, sehingga kerusakan pada sistem air akan memicu keruntuhan ekonomi di seluruh kawasan.
Ketegangan saat ini berada pada fase yang sangat rapuh, di mana dunia tengah mengawasi apakah diplomasi "lima hari" yang diklaim Trump akan membuahkan hasil atau justru menjadi tenang sebelum badai besar melanda.
Berita Terkait
-
Bikin Iri Donald Trump, Iran Izinkan Kapal Tanker Jepang Lewat Selat Hormuz
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Timur Tengah Hadapi Kiamat Kecil Jika Iran Serang Instalasi Desalinasi Negara-negara Arab
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup