Bisnis / Keuangan
Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB
Ilustrasi PHK di industri perbankan.
Baca 10 detik
  • Laporan Morgan Stanley memprediksi lebih dari 200.000 pekerjaan perbankan Eropa hilang hingga 2030 akibat adopsi AI.
  • Fungsi back-office, manajemen risiko, dan kepatuhan merupakan area paling terdampak dari restrukturisasi bank global.
  • Beberapa bank besar seperti HSBC dan Goldman Sachs telah mengumumkan rencana pemangkasan karyawan terkait implementasi teknologi AI.

Di sisi lain, sejumlah pelaku industri mengingatkan adanya risiko jangka panjang dari ketergantungan berlebihan pada AI.

Seorang eksekutif dari JPMorgan Chase, mengungkapkan kekhawatiran bahwa generasi banker junior bisa kehilangan kesempatan untuk mempelajari dasar-dasar perbankan jika otomatisasi terlalu masif.

Situasi ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran global terkait gelombang PHK dan perubahan struktur pasar tenaga kerja akibat perkembangan AI.

Transformasi digital yang menjanjikan efisiensi tinggi kini menghadirkan dilema baru: antara peningkatan produktivitas dan ancaman terhadap lapangan kerja.

Load More