- Pendapatan Kabupaten Gunungkidul selama 6 hari libur Lebaran 2026 mencapai Rp 2,85 miliar dari 230.669 wisatawan.
- Capaian pariwisata Lebaran 2026 ini melampaui Lebaran 2025 meskipun durasi liburannya lebih singkat.
- Peningkatan signifikan pendapatan daerah terjadi pada periode Januari–April 2026 mencapai Rp 13,07 miliar.
Suara.com - Momen libur lebaran 2026 membawa berkah bagi berbagai Pemerintah Daerah setelah sejumlah lokasi wisata lokal dibanjiri pengunjung sehingga mendongkrak pendapatan daerah.
Salah satunya di Kabupaten Gunungkidul. Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Gunungkidul, yang dikutip Jumat (27/3/2026), total pendapatan daerah selama 6 hari libur Lebaran 2026 mencapai Rp 2,85 miliar.
Angka ini ditopang oleh kunjungan wisatawan yang menembus 230.669 orang. Lonjakan ini terasa istimewa karena melampaui capaian tahun sebelumnya.
Sebagai perbandingan, pada libur Lebaran 2025 yang berlangsung lebih lama, yakni 10 hari, pendapatan daerah hanya mencapai Rp 1,7 miliar dengan jumlah wisatawan 163.591 orang. Artinya, dalam waktu yang lebih singkat, kinerja pariwisata tahun ini justru jauh lebih tinggi.
Tak hanya itu, Gunungkidul juga mencatat rekor pendapatan harian tertinggi sebesar Rp 848,5 juta dalam satu hari, tepatnya pada 23 Maret 2026.
Capaian ini menunjukkan betapa tingginya minat wisatawan untuk mengunjungi destinasi unggulan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta tersebut selama musim liburan.
Dampak positif ini turut mendongkrak kinerja pendapatan daerah secara keseluruhan. Hingga periode Januari hingga April 2026, total pendapatan sudah mencapai Rp 13,07 miliar.
Angka ini melonjak tajam dibanding periode yang sama tahun 2025 yang hanya sebesar Rp 5,7 miliar, atau naik Rp 7,33 miliar.
Pemerintah daerah melihat tren ini sebagai sinyal positif bahwa konsumsi masyarakat terus tumbuh, khususnya di sektor pariwisata.
Baca Juga: Berlaku Mulai Hari ini, Cek 9 Ruas Tol yang Dapat Diskon Tarif 30 Persen
Aktivitas wisata selama libur panjang seperti Lebaran terbukti menjadi motor penggerak ekonomi lokal.
Dengan capaian tersebut, Gunungkidul semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu destinasi favorit wisatawan saat musim libur lebaran.
Berita Terkait
-
Cerita Perantau Tempuh Perjalanan Panjang hingga Apresiasi Pemerintah atas Kelancaran Mudik Lebaran
-
Kecelakaan di Jatim Melonjak 78 Persen Saat Lebaran, Kapolda: Seimbang dengan Pergerakan Arus
-
Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan
-
5 Calming Serum untuk Kulit Wajah Rewel Pasca Libur Lebaran 2026
-
6 Cara Menyalakan Motor Matic yang Lama Ditinggal Mudik Lebaran 2026
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Krisis LPG di NTT, Sejumlah SPPG Hentikan Operasi Sementara
-
Kemendag Bakal Wajibkan Marketplace Transparan soal Biaya Admin Seller
-
Sejumlah SPBU Vivo di Jabodetabek Tutup, Netizen Heboh Keluhkan Isu Pembatasan Kuota
-
Cara Membersihkan Nama di SLIK OJK, Ini Panduannya agar Pengajuan Pinjaman Disetujui
-
BI Buka Suara Menkeu Purbaya Mau Turun Tangan Stabilkan Rupiah
-
Pertamina Goes to Campus 2026 Siap Jelajahi Kampus di Indonesia
-
Tembus Top 6 Dunia, Startup Binaan Pertamina Bawa Nama Indonesia di Ajang Inovasi Sosial Global
-
6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
-
Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan