Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mengajak nasabah berperan aktif dalam menjaga lingkungan dengan menghadirkan fitur wondr earth pada aplikasi wondr by BNI. Melalui fitur ini, nasabah dapat menghitung jejak karbon sekaligus melakukan aksi nyata berupa penanaman pohon untuk mengimbangi emisi yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, inovasi ini merupakan bagian dari komitmen perseroan dalam mendorong gaya hidup berkelanjutan melalui layanan digital yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.
"Melalui fitur wondr earth, BNI mengajak nasabah untuk berkontribusi langsung dalam menjaga lingkungan. Nasabah tidak hanya dapat menghitung jejak karbon, tetapi juga dapat menanam pohon dan memantau kontribusinya secara transparan mulai dari lokasi hingga perkembangan pertumbuhan pohon," ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Melalui fitur tersebut, nasabah dapat mengakses kalkulator karbon untuk menghitung dampak lingkungan dari aktivitas harian. Hasil perhitungan kemudian dikonversi menjadi rekomendasi jumlah pohon yang perlu ditanam sebagai upaya mengimbangi jejak karbon yang dihasilkan.
Untuk berpartisipasi, nasabah cukup membuka menu Lifestyle pada aplikasi wondr by BNI, kemudian mengikuti proses perhitungan jejak karbon. Selanjutnya, nasabah dapat memilih lokasi penanaman serta melakukan transaksi pembelian bibit pohon setelah verifikasi data dan konfirmasi sumber dana.
Setelah transaksi berhasil, kontribusi penanaman pohon dapat dipantau melalui fitur 'Kontribusi Kamu', yang menampilkan informasi secara transparan, termasuk lokasi dan perkembangan pohon yang ditanam.
BNI menilai, pendekatan ini menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan layanan perbankan digital dengan upaya pelestarian lingkungan, sekaligus meningkatkan kesadaran nasabah terhadap pentingnya pengelolaan emisi karbon.
"Melalui inovasi ini, BNI berharap semakin banyak nasabah yang terlibat dalam aksi nyata menjaga lingkungan dan mendukung pengurangan emisi karbon secara berkelanjutan," tegas Okki.
Inisiatif wondr earth memperkuat posisi BNI dalam mendorong praktik keuangan berkelanjutan, sekaligus menghadirkan layanan perbankan yang tidak hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Dengan partisipasi aktif nasabah, upaya menjaga bumi diharapkan dapat dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan.***
Baca Juga: BNI Sekuritas Optimistis Pasar Saham, Proyeksi IHSG Capai 10.800 Didukung Sektor Komoditas
Berita Terkait
-
Libur Paskah 2026, BNI Siapkan Layanan Terbatas dan Digital 24 Jam
-
Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi
-
Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA
-
Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
-
Kirim THR ke Keluarga Jadi Lebih Mudah dengan Fitur Grup Transfer di wondr by BNI
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
70 Tahun Danamon, Perkuat Komitmen Tumbuh Bersama Nasabah di Setiap Langkah
-
Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit
-
INDEF Ungkap Kelas Menengah RI Tertekan, 10 Juta Orang Turun Kelas dalam Waktu Sedekade
-
Saham-saham IPO Rontok ke Zona Merah, Emiten Punya Raffi Ahmad Apa Kabar?
-
IHSG Berbalik ke Zona Hijau: Ini Saham-saham Paling Banyak Dibeli Investor
-
Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi
-
Trump Sebut Kesepakatan Gencatan Senjata Selesai, AS dan Iran Kembali Berperang
-
Rumah Estetik Saja Tidak Cukup, Pahami Standar Keamanan Listrik Modern
-
Cheers..! Happy Hapsoro Suami Puan Maharani Borong Saham Emiten Diskotik SCBD
-
Daftar Harga Pangan Terbaru: Cabai Rawit Paling Mahal!