- Presiden AS Donald Trump memberikan ultimatum kepada Iran untuk membuka Selat Hormuz guna menghindari serangan militer pada Senin (6/4/2026).
- Ketegangan geopolitik tersebut menyebabkan lonjakan harga minyak mentah Brent sebesar 1,4 persen di pasar keuangan kawasan Asia-Pasifik.
- Investor merespons ancaman tersebut dengan mengalihkan aset, sementara pasar menantikan rilis data ekonomi makro penting dari Amerika Serikat.
Data yang kuat ini mempersulit posisi Federal Reserve (The Fed) dalam menentukan kebijakan moneter pada pertemuan mendatang di akhir April.
Berdasarkan perangkat Fedwatch CME Group, pelaku pasar memprediksi tidak akan ada perubahan suku bunga dari bank sentral AS tersebut hingga September 2027.
Pada perdagangan valuta asing, Indeks Dolar AS (DXY) stabil di posisi 100,23. Sementara itu, imbal hasil (yield) obligasi Treasury 10-tahun AS naik ke level 4,3584 persen.
Di Jepang, yield obligasi pemerintah mencatatkan rekor tertinggi di abad ke-21 pada level 2,4 persen karena kekhawatiran inflasi. Terhadap yen, dolar AS bergerak mendatar di angka 159,635 yen.
Dari sektor aset aman dan digital, harga emas terkoreksi 0,8 persen ke level USD 4.638,54. Sementara di pasar kripto, Bitcoin menguat 1,9 persen di posisi USD 68.915,85 dan Ether naik 2,4 persen ke angka USD 2.117,61.
Berita Terkait
-
Saat Kedubes Iran Ramai-ramai Balas Ancaman Trump Secara 'Selow'
-
Harga Produk di Jakarta Berangsur Naik Imbas Perang Iran, Pramono Anung: Inflasi Masih Terjaga
-
Ya Allah, Gaza Diserang Lagi saat Iran Masih Digempur Israel
-
Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang
-
Innalillahi Donald Trump Dilarikan ke Rumah Sakit?
Terpopuler
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
- Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
- 5 HP Snapdragon untuk Budget Rp2 Juta, Multitasking Stabil dan Hemat Baterai
- 3 Bedak yang Mengandung Niacinamide, Bantu Cerahkan Wajah dan Kontrol Sebum
Pilihan
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
Terkini
-
Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal
-
Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres
-
Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior
-
Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik
-
IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir
-
Emiten CRSN Bidik Pendapatan Naik 22%, Begini Strateginya
-
Kemenko Perekonomian Bidik Sektor Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
-
Emiten Grup Djarum SUPR Lebih Pilih Cabut dari Bursa Ketimbang Free Float
-
Kemendag Klaim Ekspor Produk Kreatif RI Tumbuh Positif