- Harga minyak dunia melemah pada 17 April 2026 akibat meredanya ketegangan militer antara pihak Lebanon dan Israel.
- Rencana perundingan Amerika Serikat dengan Iran memicu penurunan harga komoditas minyak mentah di pasar global.
- Potensi berakhirnya blokade Selat Hormuz diharapkan dapat memulihkan pasokan minyak yang sempat terhambat selama tujuh minggu.
Suara.com - Harga minyak melemah pada perdagangan Jumat, 17 April 2026, seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah pasca-berlakunya gencatan senjata 10 hari antara Lebanon dan Israel.
Penurunan harga juga dipicu oleh pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait rencana pertemuan antara pihak AS dan Iran pada akhir pekan ini untuk melakukan perundingan.
Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun 1,34 dolar AS atau 1,35 persen, menjadi 98,05 dolar AS per barel pada pukul 00.21 GMT (07.21 WIB).
Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun 1,65 dolar AS atau 1,74 persen, menjadi 93,40 dolar AS per barel, mengurangi kenaikan dari sesi sebelumnya.
Presiden Donald Trump mengisyaratkan bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat, menyusul tawaran Teheran untuk menghentikan kepemilikan senjata nuklir selama lebih dari dua dekade.
Langkah ini diharapkan dapat mengakhiri blokade Selat Hormuz yang telah berlangsung selama tujuh minggu dan melumpuhkan sekitar 20 persen pasokan minyak mentah global.
"Kita akan lihat apa yang terjadi. Tapi saya pikir kita sudah sangat dekat untuk mencapai kesepakatan dengan Iran," kata Trump kepada wartawan di luar Gedung Putih pada hari Kamis.
Setelah sempat melonjak 50 persen pada Maret, harga minyak kini mulai melandai di kisaran 90 dolar AS per barel, meski sebelumnya sempat menembus angka 100 dolar AS.
Upaya Trump untuk mengakhiri perang dengan Iran terganjal oleh aksi militer Israel di Lebanon. Berdasarkan dua sumber Reuters, alih-alih perdamaian menyeluruh, negosiator kedua negara kini lebih fokus pada kesepakatan sementara (memorandum) demi menghindari eskalasi konflik lebih lanjut,
Baca Juga: Mendag: Harga Minyak Goreng Naik Akibat Mahalnya Plastik
Analis ING mencatat bahwa blokade Selat Hormuz telah melumpuhkan distribusi sekitar 13 juta barel minyak setiap harinya.
Berita Terkait
-
Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed
-
Akses Selat Hormuz Bakal Dibuka, Harga Minyak Dunia Melemah
-
Negosiasi AS-Iran Berjalan Positif, Donald Trump Malah Tebar Ancaman
-
Harga BBM Terancam Naik dan Ganggu Distribusi Obat, Dampak Geopolitik Memanas
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi