- Harga minyak dunia melemah pada Kamis, 16 April 2026 akibat rencana Iran membuka akses pelayaran di Selat Hormuz.
- Penurunan harga terjadi pada minyak mentah Brent dan WTI seiring meredanya kekhawatiran gangguan pasokan energi global tersebut.
- Stok minyak mentah Amerika Serikat menyusut sebanyak 913.000 barel per 10 April, melampaui prediksi awal dari para analis.
Suara.com - Harga minyak melemah pada pembukaan perdagangan Kamis, 16 April 2026. Penurunan ini dipicu oleh laporan bahwa Iran akan membuka akses pelayaran di Selat Hormuz, yang meredakan kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan pasokan global akibat ketegangan dengan Amerika Serikat (AS).
Mengutip dari Reuters, harga minyak mentah Brent berjangka turun 44 sen atau 0,5 persen menjadi 94,49 dolar AS per barel pada pukul 00.21 GMT (07.21 WIB ). Harga minyak mentah West Texas Intermediate AS berjangka turun 70 sen, atau 0,8 persen, menjadi 90,59 dolar AS per barel.
AS menyatakan, adanya peluang perdamaian dengan Iran, namun tetap menyiapkan sanksi ekonomi tambahan jika negosiasi gagal. Iran dikabarkan bersedia menjamin kebebasan navigasi di Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan pencegahan konflik.
Analis Fujitomi Securities, Toshitaka Tazawa, menyatakan bahwa meskipun ada harapan untuk meredakan ketegangan, banyak investor yang tetap ragu karena perundingan antara AS dan Iran berulang kali gagal meskipun sebelumnya sempat menunjukkan kemajuan.
"Sampai kesepakatan damai tercapai dan navigasi bebas melalui selat dipulihkan, harga WTI diperkirakan akan terus berfluktuasi antara 80 dolar AS dan 100 dolar AS," tambahnya.
Tercatat, konflik antara AS-Israel dan Iran memicu gangguan pasokan energi global paling parah dalam sejarah. Kondisi ini terjadi setelah Iran menutup akses Selat Hormuz, jalur distribusi vital yang melayani seperlima dari total pasokan minyak dan LNG dunia.
Setelah perundingan tanpa hasil pada hari Minggu, AS dan Iran berencana bertemu kembali di Pakistan akhir pekan mendatang. Panglima militer Pakistan kini berada di Teheran untuk mengupayakan deeskalasi.
Militer AS mengklaim blokade lautnya telah melumpuhkan perdagangan maritim Iran sepenuhnya. Selain itu, pemerintah AS memastikan tidak ada lagi pengecualian sanksi bagi pembeli minyak Iran dan Rusia.
Sementara itu, data Badan Informasi Energi AS menunjukkan stok minyak mentah AS menyusut 913.000 barel menjadi 463,8 juta barel per 10 April. Penurunan ini di luar ekspektasi pasar, mengingat analis sebelumnya memprediksi stok akan naik sebesar 154.000 barel.
Baca Juga: China Mengakui Analisis IMF: Dunia Global Terancam Krisis Lebih Buruk
Berita Terkait
-
Apa Itu Nafta? Yang Bikin Harga Plastik Makin Mahal
-
Harga Minyak Turun Makin Dalam, Kabar Gencatan Senjata AS-Iran Menguat
-
Konflik Timur Tengah Mereda? Harga Minyak Langsung Terkoreksi
-
Rusia Konfirmasi Prabowo Minta Pasokan Minyak Buat RI, AS Bisa Marah?
-
Negosiasi AS-Iran Buntu, Harga Minyak Dunia Membara: Sinyal Bahaya buat BBM Nasional?
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata
-
Iran Bebaskan Warga Negara Amerika yang Ditahan Sejak 2024, Respon Donald Trump Bikin Kaget
-
Fakta Menarik Hasil Argentina vs Inggris di Piala Dunia 2026 Tadi Pagi
-
Ongkos Perbaikan Mobil Listrik BekasTerbesar Bukanlah Baterai, Menurut Riset
-
Argentina ke Final Piala Dunia 2026, Scaloni: Albiceleste Siap Hancurkan Spanyol
-
Lautaro Martinez: Saya Sudah Bilang ke Alexis, Akan Cetak Gol
-
UEFA Mulai Gerah! Muncul Desakan Lengserkan Infantino dari Kursi Presiden FIFA
-
Prabowo Kumpulkan Menteri, Nasib MBG & Koperasi Desa Merah Putih Dibahas
-
Amankah Ibu Hamil Pakai Parfum? Ini Penjelasan Dokter Kandungan
-
Final Piala Dunia 2026 Argentina Tantang Spanyol: Messi vs Generasi Emas La Roja