- Prudential Syariah kini lindungi 300 ribu keluarga & jadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah.
- Layanan Prestige hadirkan proteksi eksklusif, prioritas medis, dan edukasi deteksi dini kanker.
- PRUCritical Amanah jadi solusi proteksi penyakit kritis dengan santunan sejak tahap awal.
Suara.com - PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mencatatkan capaian signifikan dalam empat tahun perjalanannya di industri asuransi jiwa syariah tanah air. Perusahaan mengklaim telah dipercaya untuk memberikan perlindungan bagi hampir 300 ribu keluarga di Indonesia.
Capaian ini diungkapkan dalam momentum perayaan Milad keempat yang dikemas melalui customer gathering dan Halal Bihalal eksklusif bagi para Peserta Prestige. Mengusung tema “Menjaga Amanah yang Utama: Sehat, Keluarga, dan Masa Depan”, kegiatan ini menjadi ajang apresiasi sekaligus ruang interaksi personal bagi nasabah prioritas.
Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah, Vivin Arbianti Gautama, menyatakan bahwa kepercayaan yang diberikan peserta merupakan amanah yang terus dijaga melalui inovasi berkelanjutan.
"Dalam empat tahun terakhir, Prudential Syariah terus bertumbuh hingga dipercaya menjadi pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia dan melindungi hampir sekitar 300 ribu keluarga," ujar Vivin dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/4/2025).
Sebagai bagian dari layanan eksklusif, nasabah Prestige mendapatkan berbagai keistimewaan seperti prioritas underwriting, fasilitas VIP di rumah sakit, hingga Medical Check-Up rutin. Vivin menegaskan, ke depan pihaknya akan terus memperkuat layanan yang makin personal dan relevan dengan kebutuhan keluarga Indonesia.
Selain apresiasi, Prudential Syariah juga memberikan edukasi kesehatan bertajuk “Mengapa Kanker Sering Terlambat Ditemukan?” menggandeng pakar dari Island Hospital Malaysia. Hal ini merespons data Kementerian Kesehatan 2025 yang memprediksi kasus kanker di Indonesia bisa melonjak hingga 70 persen pada 2050 jika deteksi dini tidak diperkuat.
Data internal melalui studi "Suara Pasien Indonesia" menunjukkan tren yang mengkhawatirkan, di mana 93 persen responden mengaku sering menunda perawatan medis. Kondisi ini berisiko memperburuk kesehatan sekaligus membengkakkan biaya pengobatan di kemudian hari.
Menjawab tantangan tersebut, Prudential Syariah mengandalkan produk PRUCritical Amanah. Produk ini menawarkan solusi perlindungan penyakit kritis yang komprehensif, mulai dari santunan tahap awal hingga 25 persen (maksimal Rp1 miliar) hingga manfaat akhir kepesertaan.
"Momentum Milad ini kami maknai sebagai pengingat bahwa menjaga kesehatan tidak bisa ditunda. Kami ingin memastikan peserta merasakan manfaat nyata dalam setiap tahap kehidupan mereka," tutup Vivin.
Baca Juga: Cara Andi Hakim Tilap Dana Nasabah Rp28 Miliar, Modus 'BNI Deposito Investment'
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRICS Borong Emas, Sinyal Bahaya bagi Dominasi Dolar AS
-
Dana Kelola Reksa Dana Makin Tumbuh, OJK Bidik Gen Z Investasi dari Rp10 Ribu
-
Perang Terus Berlangsung, Wall Street Kembali Merosot
-
Saham BULL Masuk Rekomendasi saat IHSG Terancam Koreksi Hari Ini
-
MSCI Masih 'Gembok' Saham Indonesia di Indeks Global, Ancaman Downgrade Masih Menghantui?
-
Xi Jinping: Selat Hormuz Harus Dibuka!
-
Melalui FLDP 2026, TelkomGroup Perkuat Pengembangan Kepemimpinan Strategis
-
Pembangunan Kopdes Merah Putih Jauh dari Target, Menteri Zulkifli Keluhkan Ketersediaan Lahan
-
Pengusaha Warteg Khawatir Gas LPG 3Kg Langka
-
PIS: 94 Persen Kru Kapal Pertamina Adalah WNI