- Harga emas Antam pada 21 April 2026 naik menjadi Rp2.880.000 per gram dan harga buyback Rp2.690.000 per gram.
- Kenaikan harga emas Antam mencapai Rp40.000, sementara harga buyback melonjak Rp50.000 dibandingkan harga pada hari sebelumnya.
- Harga emas dunia bergerak stabil di kisaran 4.825 dolar AS akibat ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah.
Suara.com - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Selasa, 21 April 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.880.000 per gram.
Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu mulai naik Rp 40.000 dibandingkan Senin, 20 April 2026.
Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.690.000 per gram.
Harga buyback itu ikut lompat tinggi Rp 50.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Senin kemarin.
Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.
Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:
- 0,5 gram: Rp1.493.725
- 1 gram: Rp2.887.200
- 2 gram: Rp5.714.250
- 3 gram: Rp8.546.313
- 5 gram: Rp14.210.438
- 10 gram: Rp28.365.738
- 25 gram: Rp70.788.530
- 50 gram: Rp141.497.863
- 100 gram: Rp282.917.530
- 250 gram: Rp707.028.163
- 500 gram: Rp1.413.845.800
- 1000 gram: Rp2.827.651.500
Harga Emas Dunia
Harga emas dunia bergerak relatif datar pada perdagangan Selasa, 21 April 2026, ditopang ketidakpastian geopolitik yang kembali meningkat di kawasan Timur Tengah.
Mengutip laporan FXStreet, logam mulia dengan kode Gold (XAU/USD) itu diperdagangkan di kisaran 4.825 dolar AS per troy ons pada sesi awal Asia. Pergerakan yang cenderung stabil ini mencerminkan sikap hati-hati pelaku pasar di tengah dinamika konflik global.
Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Naik, Dalam Sehari Buyback Juga Ikut Meroket!
Mengacu laporan Reuters, Iran disebut tengah mempertimbangkan untuk menghadiri pembicaraan damai dengan Amerika Serikat (AS) di Pakistan. Langkah ini muncul setelah upaya Islamabad untuk mengakhiri blokade AS terhadap pelabuhan Iran.
Meski demikian, kepastian negosiasi masih belum jelas. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa “pelanggaran gencatan senjata yang terus berlanjut” oleh AS menjadi hambatan utama dalam melanjutkan proses diplomasi.
Di sisi lain, kegagalan perundingan damai serta blokade baru di Selat Hormuz turut mendorong lonjakan harga energi. Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran inflasi global karena biaya energi yang lebih tinggi.
Emas sendiri dikenal sebagai aset safe haven yang banyak diburu saat ketidakpastian geopolitik meningkat. Namun, daya tariknya bisa berkurang ketika suku bunga tinggi, mengingat emas tidak memberikan imbal hasil bunga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Ribuan Dokumen Menumpuk di Bea dan Cukai Tanjung Priok, Purbaya Mau Tambah Regulasi
-
Investor Asing Ramai-ramai "Sell Indonesia", Purbaya Masih Denial
-
Disorot Pemeringkat Internasional, Purbaya Klaim MBG dan Koperasi Tak Bebani Fiskal
-
1.108 Agen BRILink Jangkau Desa-desa di Klaten, Perputaran Uang Tembus Rp1,13 Triliun
-
Tekan Beban Bunga Utang, BI Akan Naikkan Remunerasi Dana Pemerintah
-
Menkeu Akui Pelemahan Rupiah Bikin Keuntungan Perajin Tahu-Tempe Tergerus
-
Rupiah Tembus Rp18.036 per Dolar dan IHSG Anjlok, Purbaya Ungkap Kendala Terbesar Pemerintah
-
Dasco Ungkap 'Dua Jurus Pamungkas' Kuatkan Rupiah yang Disepakati Gubernur BI dan Menkeu Purbaya
-
Menkeu Purbaya Tegaskan Rupiah Stabil Bisa Ringankan Beban Pedagang Tahu Tempe dan Rumah Tangga
-
Nama Chatib Basri Muncul di Tengah Tekanan Rupiah, Istana Tegaskan Tak Ada Reshuffle