- IHSG melemah 0,20 persen ke level 7.544 pada sesi pertama perdagangan Rabu, 22 April 2026 akibat sentimen global.
- Pemicu utama penurunan adalah eskalasi ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran serta kebijakan blokade kapal di wilayah tersebut.
- Sentimen domestik meliputi penangguhan penilaian MSCI serta penantian pelaku pasar terhadap keputusan suku bunga acuan Bank Indonesia.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih tengkurep pad sesi pertama perdagangan Rabu, 22 April 2026, seiring tekanan sentimen global yang masih membayangi pasar.
Mengutip dari riset Pilarmas Investindo Sekuritas, pada sesi I, IHSG turun 15 poin atau 0,20 persen ke level 7.544. Pelemahan ini sejalan dengan pergerakan bursa saham Asia yang juga berada di zona merah.
Tekanan pasar dipicu meningkatnya kekhawatiran geopolitik di Timur Tengah, terutama setelah gagalnya rencana putaran kedua pembicaraan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Presiden Donald Trump memang memperpanjang gencatan senjata dengan Iran, yang sempat meredakan kekhawatiran eskalasi konflik. Namun, ketegangan belum sepenuhnya mereda lantaran blokade AS terhadap kapal-kapal Iran masih diberlakukan.
Situasi semakin kompleks setelah Wakil Presiden AS, JD Vance, dilaporkan membatalkan kunjungan ke Islamabad untuk negosiasi damai. Pembatalan tersebut terjadi setelah Iran melalui Pakistan menyatakan tidak akan berpartisipasi dalam pertemuan tersebut.
Selain itu, Iran juga mengindikasikan akan tetap menutup Selat Hormuz selama pencegatan angkatan laut AS berlangsung, bahkan memberi sinyal tidak akan sepenuhnya mematuhi gencatan senjata.
Dari dalam negeri, pergerakan IHSG juga dipengaruhi sentimen negatif lain, termasuk penangguhan penilaian saham Indonesia oleh MSCI.
Di sisi lain, pelaku pasar kini menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia terkait arah kebijakan moneter.
Pasar memprediksi suku bunga acuan akan tetap dipertahankan di level 4,75 persen guna menjaga stabilitas rupiah di tengah tekanan global serta mengendalikan inflasi.
Baca Juga: IHSG Masih Tertekan di Awal Sesi ke Level 7.528
Trafik Perdagangan
Pada perdagangan Sesi I, sebanyak 25,39 juta saham diperdagangkan dengan nilai transaksi sebesar Rp 9,23 triliun, serta frekuensi sebanyak 1,65 juta kali.
Dalam perdagangan sesi I, sebanyak 421 saham bergerak naik, sedangkan 266 saham mengalami penurunan, dan 272 saham tidak mengalami pergerakan.
Pada sesi pertama hari ini, sejumlah saham mencatatkan penguatan, di antaranya BDMN, SIPD, WBSA, BOBA, dan BABY.
Sementara saham yang mengalami penurunan terbesar antara lain KICI, DEFI, DSSA, YPAS, dan POLU.
Disclaimer: Artikel ini merupakan pandangan dan analisis pasar yang ditujukan sebagai informasi umum, bukan saran atau rekomendasi investasi. Keputusan investasi tetap berada di tangan pembaca, dan setiap risiko investasi menjadi tanggung jawab pribadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
Terkini
-
Purbaya Curhat Bobrok Birokrasi Kemenkeu: Tugas Tak Dikerjakan, Digeser Baru Nangis
-
Purbaya Ungkap Syarat Jika Mau Targetkan Indonesia Emas 2045
-
Transformasi Digital Hutama Karya: Command Center & Aplikasi Baru Percepat Penanganan Insiden Tol
-
Tiru Selat Hormuz, Purbaya Mau Kapal Lewat Selat Malaka Bayar ke RI
-
Tindakan Nyata di Hari Bumi, Pegadaian Luncurkan PURE Movement: Ajak Karyawan Daur Ulang Seragam
-
TelkomGroup Borong Tiga Penghargaan Apresiasi Konektivitas Digital 2026: Komitmen Akses Merata
-
Kokoh sebagai Mitra Strategis Pemerintah, Bank Mandiri Capai Laba Bersih Rp15,4 T di Kuartal I 2026
-
Cara Cek SLIK OJK Secara Online untuk Pantau Skor Kredit
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Energi Surya Jadi Andalan, RI Kejar Target Jumbo 100 GW PLTS