- PLN Indonesia Power UBP Bali menanam 1.000 bibit pohon di Hutan Bambu Sandan, Tabanan, untuk memperkuat resapan air tanah.
- Pihak perusahaan mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penanaman tanaman produktif dan konservatif bagi warga setempat.
- Pembangunan sistem pompa hibrida telah direalisasikan guna mendukung distribusi air bersih yang efektif bagi kebutuhan domestik serta irigasi pertanian.
Suara.com - Keberadaan pepohonan merupakan komponen krusial dalam siklus hidrologi yang menjamin ketersediaan air bersih bagi kehidupan.
Secara mekanis, akar pohon berfungsi sebagai pori-pori alami yang memungkinkan air hujan meresap ke dalam lapisan akuifer tanah alih-alih terbuang sebagai aliran permukaan (run-off).
Proses infiltrasi ini sangat penting untuk mengisi kembali cadangan air tanah yang menjadi tumpuan utama kebutuhan konsumsi masyarakat dan irigasi pertanian.
Selain menjaga kuantitas air, vegetasi hutan berperan sebagai sistem penyaringan alami yang meningkatkan kualitas air.
Akar dan mikroorganisme di sekitar perakaran mampu menyerap polutan serta menstabilkan struktur tanah untuk mencegah erosi sedimen yang berisiko mencemari sumber mata air.
Dengan menjaga kelestarian area resapan, keberlanjutan pasokan air bersih dapat terjaga meski di tengah dinamika perubahan iklim yang ekstrem.
Dalam momentum peringatan Hari Bumi, PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Bali merealisasikan komitmen lingkungan melalui program Green Action 2026.
Aksi nyata ini diwujudkan dengan penanaman 1.000 bibit pohon di kawasan Hutan Bambu Sandan, Kabupaten Tabanan. Program ini mengintegrasikan aspek pelestarian alam dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah hutan lindung.
Adapun rincian bibit yang ditanam mencakup berbagai jenis tanaman produktif dan konservatif, yaitu:
Baca Juga: PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
- 600 batang bambu sebagai penopang utama resapan air.
- 100 pohon kelengkeng, 100 jambu biji, dan 100 nangka untuk nilai ekonomi warga.
- 50 pohon pala dan 50 beringin untuk penguatan struktur tanah dan konservasi jangka panjang.
Perwakilan manajemen PLN Indonesia Power UBP Bali, I Dewa Gede Agung Putra Prayadnya, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk dedikasi perusahaan untuk menghadirkan dampak ekologis yang terukur, melampaui sekadar kegiatan seremonial tahunan.
Selain penghijauan, program ini juga meresmikan instalasi penyaluran air bersih yang menghubungkan sumber mata air langsung ke kawasan Hutan Bambu Sandan.
Pembangunan infrastruktur ini meliputi pemasangan jaringan perpipaan, pengadaan mesin pompa listrik, pembangunan rumah pompa, hingga penyediaan bak penampungan air berskala besar.
Inovasi teknis yang diterapkan dalam proyek ini adalah penggunaan sistem pompa hibrida. Teknologi ini mengombinasikan pompa listrik dengan pompa hidram, hasil kolaborasi strategis bersama Kodam IX/Udayana.
Sistem ini dirancang agar distribusi air berjalan lebih efektif, efisien secara energi, serta tetap ramah terhadap ekosistem sekitar.
Kegiatan yang melibatkan Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Kerta Lestari ini mendapat apresiasi positif dari otoritas setempat.
Camat Baturiti, Sayu Made Parwati, menyatakan bahwa bantuan infrastruktur tersebut sangat relevan dengan kebutuhan mendesak warga dalam menjaga ketersediaan air untuk aktivitas domestik dan lahan pertanian.
Senada dengan hal tersebut, Perbekel Desa Bangli, I Made Adiasa, menilai program ini memberikan solusi jangka panjang bagi tantangan akses air bersih di desanya.
Berita Terkait
-
Jakarta Jadi Sering Mati Lampu, ESDM Investigasi Dugaan Kerusakan Gardu PLN, Apa Penyebabnya?
-
Ditanya soal Jakarta Mati Listrik Massal, Wamen ESDM Yuliot Tanjung: Saya Juga Kena Dampak!
-
Listrik PLN Anjlok, Lampu Merah di Jakarta Banyak yang Mati, Polisi Waspada Macet Parah Sore Ini
-
PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta
-
Mati Listrik Massal di Jakarta Landa Manggarai hingga Tebet
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Piala Presiden 2026: Gol Bunuh Diri Konyol Nodai Debut Shin Tae-yong
-
ICCS 2026: Dorong Konten Kreator Tak Hanya Berdiskusi, tapi Langsung Berkarya
-
Notarace 2026: Gaya Hidup Sehat Menjadi Momen Silaturahmi Ribuan Notaris
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Pembalut Kain Makin Dilirik, WCC Palembang Kenalkan Cindo-Pads untuk Menstruasi Sehat
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
Merawat Nyala Wayang Palembang, Warisan Kesultanan yang Menjadi Ruang Belajar Generasi Muda
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan