Suara.com - Kekayaan Bobby Rasyidin jadi sorotan buntut peristiwa kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo dan KRL yang terjadi di petak Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026.
Insiden yang terjadi menorehkan duka mendalam bagi keluarga korban serta PT Kereta Api Indonesia (KAI).
Dilaporkan ada 15 orang yang tewas, puluhan korban lainnya alami luka-luka dan sedang dilakukan perawatan intensif di rumah sakit.
Bobby Rasyidin, Dirut PT KAI salah satu pihak yang ikut bertanggung jawab terhadap tragedi tersebut. Ia sempat angkat bicara mengenai kronologi kejadian yang sebenarnya di media sosial.
Bobby juga sempat viral karena fotonya duduk termenung di samping bangkai KRL. Pakaiannya juga jadi lusuh dan tergulung. Ia juga tak segan duduk di lantai dan bersender di tiang peron.
Karena potret inilah banyak yang penasaran dengan sosok Bobby Rasyidin karena tampilannya yang dinilai tidak terlalu necis untuk seorang Dirut perusahaan BUMN.
Berapa harta kekayaan Bobby, tentu erat kaitannya dengan rekam jejak di dunia BUMN. Sebelum mengetahui berapa harta kekayaan, sebaiknya simak terlebih dahulu mengenai profil dan rekam jejak pendidikan.
Dikutip dari berbagai sumber, berikut ulasan selengkapnya disini.
Profil Dirut PT KAI Bobby Rasyidin
Baca Juga: Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Fotonya Termenung di Samping Bangkai KRL Viral
Sosok Bobby Rasyidin sudah tidak asing lagi di ranah BUMN. Sebelum diangkat resmi menjabat Dirut PT KAI, ia pernah menduduki beberapa posisi strategis di BUMN.
Karirnya semakin mentereng berbekal latar belakang pendidikannya hingga jenjang Master lulusan universitas ternama luar negeri.
Bobby Rasyidin lahir pada 32 Desember 1974 di Padang, Sumatera Barat. Pasca lulus dari jenjang Sekolah Menengah Atas, ia melanjutkan studi pendidikan tinggi di Institut Teknologi Bandung (ITB), berhasil lulus pada tahun 1996.
Ketekunan dalam menimba ilmu tidak berhenti sampai disitu saja. Selepas menyelesaikan jenjang S1, Bobby meneruskan program pendidikan Magister (S2) ke luar negeri.
Inilah rincian universitas tempat seorang Bobby Rasyidin memperdalam ilmu untuk bekalnya dalam berkarir:
· S1 Teknik Telekomunikasi ITB (lulus tahun 1996).
· Master of Psychology Management di Naperville.
· Master of Business Administration (MBA) The University of New South Wales (UNSW) lulus tahun 2000.
Rekam Jejak Karir Bobby Rasyidin
Tepat usia 38 tahun, ia ditunjuk sebagai profesional muda pertama Indonesia dan dipercaya duduk di posisi puncak PT Alcatel Lucent, Prancis.
· Direktur Utama PT Teknologi Riset Global Investama (2016).
· Komisaris Utama PT LEN Telekomunikasi Indonesia (2016-2019).
· Komisaris Utama PT Akses Prima Indonesia (2016-2021).
· Komisaris Utama PT Indonesian Cloud (2019-2021).
· Komisaris Independen PT GMF Aero Asia Tbk. (sejak Juni 2020).
· Direktur Utama PT LEN Industri (Persero) (2021-2025).
· Direktur Utama PT KAI (2025 - selesai).
Kekayaan Bobby Rasyidin
Merujuk pada arsip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara elektronik (e-LHKPN) yang dilihat dari situs Komisi Pemberantasan Korupsi, Bobby terpantau menyampaikan sejumlah kekayaannya sebanyak lima kali.
Pada 2020, periode awal menjabat sebagai Direktur Utama Defend ID, dengan harta sebesar Rp42.591.579.521.
Selama tiga tahun menjabat di posisi yang sama, Bobby menyerahkan LHKPN, dimana total kekayaannya alami penurunan, awalnya sebesar Rp42.413.957.606, di 2022 menjadi Rp34.702.747.693, di 2023 turun lagi jadi Rp 37.015.139.843.
Laporan terakhir LKHPN pada Senin, 17 Maret 2025, Bobby melaporkan jumlah kekayaannya mencapai Rp37.838.318.258, dengan rincian sebagai berikut:
· Tanah dan bangunan: Rp21.012.580.500.
· Alat transportasi dan mesin: Rp4.743.578.139.
· Harta bergerak lainnya: Rp2.445.226.800.
· Surat berharga: -
· Kas dan setara kas: Rp9.202.534.739.
· Harta lainnya: Rp1.399.427.455.
· Utang: Rp860.029.375.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
Trauma Usai Tabrakan KRLArgo Bromo, Penumpang Perempuan Kini Pilih Hindari Gerbong Ujung
-
Profil Bobby Rasyidin, Dirut KAI yang Fotonya Termenung di Samping Bangkai KRL Viral
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Tragedi Kereta di Bekasi, Legislator Gerindra Desak Pemerintah Cabut Izin Taksi Green SM
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya
-
Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!
-
Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah
-
UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!
-
Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen
-
Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik
-
Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya
-
Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan
-
Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan
-
Berantas Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Satgas PASTI Blokir 951 Entitas