- PT Krakatau Osaka Steel di Cilegon akan menutup seluruh operasional pabriknya secara permanen pada Juni 2026 mendatang.
- Keputusan penutupan tersebut berdampak pada PHK massal terhadap hampir 200 buruh akibat kerugian finansial sejak tahun 2022.
- Faktor utama penutupan pabrik adalah gempuran impor baja murah dari China, penurunan permintaan konstruksi, serta kelebihan pasokan global.
Dalam kemitraan strategis ini, Krakatau Steel berperan sebagai mitra lokal nasional, sementara Osaka Steel membawa teknologi canggih untuk memproduksi produk khusus seperti baja profil, besi beton, dan flat bar berkualitas tinggi.
2. Segmen Pasar dan Fokus Produk
Meskipun sama-sama memproduksi komoditas baja, segmen fokus produk dari kedua entitas ini berbeda:
Krakatau Steel berfokus pada produksi hulu hingga hilir, seperti baja lembaran panas (Hot Rolled Coil/HRC), baja lembaran dingin (Cold Rolled Coil/CRC), serta kawat baja (wire rod) yang menjadi bahan baku industri manufaktur umum.
Krakatau Osaka Steel secara khusus didirikan untuk memproduksi baja konstruksi berkualitas tinggi.
Produk jadi dari KOS difokuskan untuk menyuplai proyek infrastruktur masif di Indonesia, seperti pembangunan jalan tol dan proyek-proyek strategis pemerintah.
Secara singkat, Krakatau Steel dan Krakatau Osaka Steel adalah dua entitas bisnis yang berbeda. Krakatau Steel merupakan induk perusahaan BUMN Indonesia, sedangkan Krakatau Osaka Steel adalah anak perusahaan berupa joint venture dengan investor Jepang yang fokus pada baja konstruksi.
Sangat disayangkan, kondisi pasar baja global dan penurunan permintaan konstruksi membuat PT Krakatau Osaka Steel harus menyudahi perjalanannya di Indonesia pada pertengahan tahun 2026 ini.
Baca Juga: Krakatau Osaka Steel Tutup Pabrik, 200 Buruh Terkena PHK
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri