- PT Asabri memperluas fokus bisnis sepanjang 2025 dengan melaksanakan berbagai program tanggung jawab sosial, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
- Perusahaan menjalankan inisiatif penguatan UMKM, pelestarian ekosistem, serta program kesehatan untuk mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan kemandirian bangsa.
- Pada Mei 2026 di Jakarta, Asabri menegaskan komitmen mendukung visi ekonomi nasional melalui kontribusi nyata bagi seluruh peserta perusahaan.
Suara.com - PT Asabri (Persero) memperluas bisnis tak hanya sekadar pengelolaan dana pensiun dan asuransi sosial bagi prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN Kementerian Pertahanan dan Polri.
Akan tetapi, Asabri mulai masuk dalam penguatan UMKM hingga program ekonomi hijau berkelanjutan.
Asabri, menyampaikan bahwa sepanjang 2025 perusahaan menjalankan berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang menyasar penguatan ekonomi masyarakat, pendidikan, hingga pelestarian lingkungan.
Di sektor ekonomi kerakyatan, Asabri menjalankan Program USAHA (UMK Asabri Tumbuh Bersama) Untuk Indonesia, Program MADYA (Majukan Daya UMK Asabri), serta Program Ekshibisi UMK untuk membantu meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dan kecil agar mampu berkembang dan bersaing di era digital.
Tak hanya itu, perusahaan juga menjalankan berbagai program berbasis lingkungan seperti Program SEGARA (Aksi Asabri Lestarikan dan Jaga Terumbu Karang), Program PILAH (Pengelolaan Integratif Limbah di Lingkungan Peserta), hingga Program HARITA (Hadirkan Aksi Ramah Lingkungan bagi Peserta Asabri).
Langkah tersebut disebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Selain fokus pada ekonomi dan lingkungan, Asabri juga menjalankan sejumlah program sosial seperti Program TUNAS bersama Polda Papua untuk membantu pencegahan stunting melalui edukasi kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.
Program lainnya yakni NAWASENA untuk pembinaan kesejahteraan purnawirawan, GENERASI untuk anak peserta Asabri, serta AKSARA yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan.
Direktur Utama PT ASABRI (Persero), Jeffry Haryadi PM, mengatakan momentum Hari Kebangkitan Nasional menjadi pengingat pentingnya pengabdian dan kontribusi nyata bagi bangsa.
Baca Juga: PNM Dukung Integrasi Ekosistem UMKM Melalui SAPA UMKM
"Hari Kebangkitan Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen pengabdian, tetapi juga mengingatkan kembali seluruh Insan Asabri akan nilai perjuangan, persatuan, dan semangat gotong royong dalam menjaga keberlanjutan bangsa. Melalui upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, kami terus memperkuat tekad untuk hadir memberikan layanan yang berkualitas, akses yang mudah, dan manfaat yang berdampak bagi Peserta ASABRI," ujarnya di Jakarta, Minggu (24/5/2026).
Sebagai perusahaan yang mengemban amanah negara berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 102 Tahun 2015 yang telah diubah melalui Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2020, Asabari menilai semangat kebangkitan nasional perlu diwujudkan melalui aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026, Asabri juga menyatakan dukungannya terhadap agenda pembangunan nasional dan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat ketahanan nasional dan kemandirian bangsa melalui ekonomi hijau, ekonomi digital, hingga ekonomi biru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Kemasan Rokok Polos: Siapa Sebenarnya yang Menanggung Biaya Regulasi?
-
Kementerian Ekonomi Kreatif Susun Rindekraf Perkuat Talenta dan Daya Saing
-
BTN dan BPS Berkolaborasi Hadirkan Solusi Berbasis Data Guna Perluas Akses Kepemilikan Rumah
-
Transaksi Olein Tembus Rp7,3 Triliun dan Timah Rp2,6 Triliun di Tengah Gejolak Global
-
Setelah Purbaya, Said Iqbal Mau Geruduk Kantor BPJS Ketenagakerjaan
-
Rupiah Kembali Rp18.000, Mata Uang RI Melemah Akibat Kasta IHSG Turun?
-
Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya
-
Fondasi SDM Masa Depan, Kualitas Pendidikan Anak Sejak Dini Jadi Sorotan
-
Ikut Kunker ke New York, Anak Menteri PU Bernama Aurellia Ternyata Bekerja di Vale Indonesia
-
Explainer: Menteri PU 'Dinas Bareng Keluarga' ke Amerika Bertepatan Final Piala Dunia