- Strategi menghadapi kenaikan bunga KPR membantu debitur mengamankan cicilan rumah.
- Salah satu cara menghadapi kenaikan bunga KPR lewat opsi pindah bank pilihan.
- Selain itu, bisa juga dengan menyiapkan tabungan dana darurat.
3. Lakukan Simulasi Skenario Terburuk
Jangan hanya pasrah melihat tagihan. Lakukan simulasi keuangan sendiri.
Hitung berapa cicilan Anda jika bunga naik lagi 1-2 persen. Pastikan total cicilan utang Anda tidak melebihi 30-35 persen dari penghasilan bulanan.
Jika sudah mepet, saatnya memangkas pengeluaran yang tidak mendesak.
4. Bangun "Bumper" Lewat Dana Darurat
Suku bunga yang naik adalah pengingat betapa pentingnya dana darurat.
Idealnya, Anda memiliki dana cadangan sebesar 6 hingga 12 bulan pengeluaran total.
Dana ini berfungsi sebagai pelindung jika tiba-tiba cicilan melonjak atau terjadi penurunan pendapatan, sehingga Anda terhindar dari risiko gagal bayar.
5. Jangan Terjebak Promo Manis di Awal
Baca Juga: Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan
Bagi Anda yang baru ingin mengambil KPR, jangan hanya tergiur dengan bunga rendah 1-2 persen di awal.
Perhatikan skema setelah masa promo berakhir. Banyak pengembang menawarkan bunga rendah yang kemudian meledak saat masa floating.
Teliti syarat dan ketentuannya sebelum tanda tangan akad.
Peluang di Balik Kenaikan Bunga
Meski tampak mengerikan, kenaikan bunga juga bisa jadi peluang.
Bagi investor yang punya dana segar, kondisi harga properti yang stagnan akibat suku bunga tinggi adalah waktu yang tepat untuk membeli aset secara tunai (hard cash) dengan harga miring.
Berita Terkait
-
Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat
-
Saatnya Wujudkan Rumah, Mobil & Liburan Impian Anda lewat BRI Consumer Expo Jakarta 2026
-
Kolaborasi BTN dan KAI Hadirkan 5.400 Unit Hunian TOD Baru
-
Cara Investasi SBN untuk Pemula Saat Suku Bunga Naik dan Berapa Minimal Belinya?
-
Rupiah Melemah dan Suku Bunga Naik, Ini 3 Tipe Investasi untuk Pemula Amankan Tabungan
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia
-
TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI
-
Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?
-
Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala
-
B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan
-
Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50
-
Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?
-
Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS
-
MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat
-
Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini