- Militer Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Iran sebagai respons atas penyerangan tiga kapal komersial di Selat Hormuz.
- Pemerintah Amerika Serikat kembali memberlakukan sanksi penjualan minyak mentah setelah mencabut lisensi dagang milik negara Iran tersebut.
- Eskalasi konflik di Selat Hormuz memicu kenaikan harga minyak mentah global sebesar hampir dua persen pada perdagangan Rabu.
Selain itu, sebuah kapal tanker minyak berbendera Arab Saudi, yang diduga merupakan supertanker Wedyan, juga dilaporkan mengalami kerusakan misterius di lepas pantai Oman.
Rentetan insiden ini membangkitkan kembali kekhawatiran besar atas kelancaran arus kapal tanker di Selat Hormuz, yang secara historis mengangkut sekitar seperlima dari total pasokan energi global.
Saat ini, Iran mulai menegaskan kendalinya atas selat tersebut dengan memerintahkan kapal-kapal untuk menggunakan rute yang lebih dekat ke garis pantainya, alih-alih rute yang mendekati wilayah Oman.
Di sisi lain, Amerika Serikat bersikeras bahwa jalur perairan internasional tersebut harus tetap bebas diakses oleh semua pihak seperti sedia kala.
Kondisi ini semakin krusial mengingat banyak negara telah menguras cadangan minyak domestik mereka demi menutupi kekurangan pasokan sejak konflik dimulai.
Bahkan, data terbaru dari American Petroleum Institute menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah AS kembali menyusut pada minggu lalu, melampaui prediksi para analis yang memperkirakan penurunan sekitar 2,4 juta barel.
Berita Terkait
-
Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS
-
Stok Melimpah dan Pasar Lesu, Harga Minyak WTI Tergelincir ke Level 86 Dolar AS
-
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp17.952
-
Minyak Dunia Stabil, Ekspor Minyak Arab Saudi Pulih: Harga BBM Bakal Turun Lagi?
-
Mata Dunia Tertuju ke Iran, Pemakaman Ali Khamenei Dihadiri Perwakilan 30 Negara
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Selaras dengan Danantara, BTN Perkuat Transformasi Bisnis dan Bukukan Kinerja di Atas Rata-Rata
-
BACH dan EMMI Resmi Jadi Emiten BEI, Dana IPO Difokuskan untuk Ekspansi Bisnis
-
Rupiah Melemah, Dolar AS Mulai Dekati Level Rp18.000
-
Gagal Bayar Meningkat, Utang Masyarakat di Pinjol Tembus Rp103,73 Triliun
-
Titipan Politik di Kursi Komisaris dan Direksi Makin Kuat di BUMN, Ini Datanya
-
Modal Asing yang Kabur dari Pasar Modal Tembus Rp19,63 Triliun, Apa Penyebabnya?
-
Panen Raya Jadi Bukti! Teknologi Benih Dongkrak Produktivitas Jagung
-
OJK Tutup 36.191 Rekening Judi Online, Perbankan Diminta Perketat Pengawasan
-
Kementerian PU Jelaskan Kunker Menteri Dody dan Keluarga ke New York Jelang Final Piala Dunia
-
Sebanyak 81 BPR Akan Digabung Menjadi 24 hingga Juni 2026