Bisnis / Makro
Kamis, 09 Juli 2026 | 06:57 WIB
IHSG melemah 254,36 poin atau 4,11 persen ke posisi 5.941,07 pada Rabu (3/6/2026) lalu. [Antara]
Baca 10 detik
  • IHSG merosot 1,89 persen akibat aksi jual bersih investor asing senilai Rp674 miliar pada perdagangan sebelumnya.
  • Ketegangan geopolitik antara AS dan Iran memicu lonjakan harga minyak serta tekanan pada bursa global.
  • Analis memproyeksikan IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan menuju level 5.850 di tengah sentimen pasar yang masih negatif.

Selain memantau risiko geopolitik, perhatian para investor global saat ini juga tertuju pada rilis risalah rapat kebijakan moneter atau dokumen Federal Open Market Committee (FOMC) dari bank sentral AS (The Fed) bulan Juni. Pelaku pasar bersikap hati-hati demi membaca arah kebijakan suku bunga global ke depan.

Ide Perdagangan Saham Hari Ini

Di tengah fluktuasi pasar yang tinggi, sektor energi justru mendapatkan katalis positif dari lonjakan harga minyak komoditas dunia. BNI Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang dapat dicermati untuk strategi perdagangan hari ini:

ELSA (Buy on Weakness): Area beli disarankan pada rentang 600–615, dengan batasan rugi (cutloss) jika bergerak di bawah 595. Target penguatan terdekat berada di kisaran 625–635.
AKRA (Speculative Buy): Area beli di level 1310–1320, dengan batas cutloss di bawah 1300. Target harga terdekat berada di 1340–1355.
ENRG (Buy on Weakness): Area beli di posisi 1135–1175, batas cutloss di bawah 1130. Target terdekat ditargetkan pada 1200–1215.
PGAS (Buy on Weakness): Area beli pada level 1410–1425, batas cutloss di bawah 1400. Target terdekat di kisaran 1435–1450.
JPFA (Buy on Weakness): Area beli di 1980–2010, batas cutloss di bawah 1970. Target terdekat di 2030–2070.
ISAT (Buy on Weakness): Area beli di rentang 1820–1850, batas cutloss di bawah 1800. Target harga terdekat di 1885–1900.

Disclaimer: Pemberitaan, analisis, grafik, serta data pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan saham-saham terkait yang dimuat dalam artikel ini disajikan murni sebagai bentuk penyediaan informasi jurnalisme ekonomi finansial untuk konsumsi publik. Konten ini sama sekali bukan merupakan bentuk rekomendasi investasi formal, ajakan komersial, panduan transaksi, ataupun arahan final untuk membeli atau menjual instrumen finansial maupun saham tertentu. Setiap keputusan penempatan dana, transaksi pasar modal, dan risiko investasi yang diambil oleh pembaca sepenuhnya merupakan wujud tanggung jawab personal secara mandiri. Kinerja masa lalu tidak mencerminkan hasil di masa depan.

Load More