/
Senin, 22 Agustus 2022 | 12:59 WIB
mahfud MD RDP

Ketua Kompolnas Mahfud MD dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR RI bersama Komnas HAM dan LPSK mengutip pernyataan dari salah satu ilmuwan Islam asal Turki, Ibnu Taimiyah. 

"Bapak kalau bicara potret polisi. Potret polisi itu sebenarnya di mata masyarkat memandang sangat bagus dan sangat perlu. Di mana itu? Hasil survei pak. Polisi itu terbaik nomor satu dari empat aparat penegak hukum. Tapi instusi pemerintahan, yang terbaik nomor satu itu TNI," ucap Mahfud MD

"Ini dari hasil survei-survei yang kredibel. Tapi kalau dari penegak hukum, polisi. Itu dari harian Kompas, pada Februari itu," tambah Mahfud MD. 

"Sehingga saya ingin menutup ini dengan mengutip dan memodifikasi ilmuwan Islam, Ibnu Taimiyah. Dia bilang begini, 60 tahun kamu punya polisi jelek lebih baik dibanding satu malam tak ada polisi,"

Anggota DPR RI dari Komisi III, Benny K. Harman meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dinonaktifkan, buntut dari kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi di rumah dinas Irjen Pol Ferdy Sambo. 

"Mestinya Kapolri diberhentikan sementara," kata Benny.

Pernyataan dari politisi Partai Demokrat itu disampaikan kepada Mahfud MD, selaku ketua Kompolnas. Pada awalnya, Benny bertanya soal jenderal polisi bintang tiga yang ingin mundur jika Ferdy Sambo tidak ditetapkan jadi tersangka. 

"Sebut aja siapa jenderal yang mau mundur, supaya tidak ada gelap-gelap," tanya Benny. 

Benny menjelaskan bahwa ia kecewa dengan kebohongan anggota polisi yang di awal kasus pembunuhan Brigadir J. 

Baca Juga: Tegas! Mahfud MD Tolak Jawab Pertanyaan DPR Soal Sosok Jenderal Bintang Tiga Ancam Mundur Di Kasus Ferdy Sambo

Sementara itu, anggota DPR RI yang lain, Arteria Dahlan. Arteria mengkritisi soal peran dan fungsi dari Kompolnas terhadap Satgasus Polri. 

"Sebagai Kompolnas, apa pernah Kompolnas mengevaluasi kepada Satgasus? Ya, yang dibubarkan itu lho. Apa gak tahu orang-orang di Satgasus tiba-tiba bisa sekolah, pas di sekolah gak sekolah tiba-tiba lulus. Setelah masuk, dapat jabatan, jabatan strategis. Setelah itu main-main perkara, jaga-jaga perkara. Itu kan sudah rahasia umum." tanya Arteria. 

Load More