Suara.com - Tuan rumah Mitra Kukar berhasil meraih poin sempurna pada babak delapan besar Piala Presiden 2015 dengan menundukkan PSM Makassar 1-0 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, Kukar, Sabtu (19/9/2015).
Gol semata wayang tuan rumah dicetak oleh Raul Carlos Sciucatti melalui sundulan kepala, memanfaatkan umpan sepak pojok Hendra Adi Bayauw pada menit 9'.
Tandukan keras pemain berpaspor Argentina tersebut gagal diselamatkan oleh penjaga gawang PSM Dimas Galih, karena bola mengarah deras di pojok kiri gawang.
Tampil dihadapan pendukungnya, tim tuan rumah penuh percaya dini, sejak menit pertama bergulir anak asuh Jafri Sastra cukup mendominasi alur serangan, sayangnya bola yang mengalir cukup rapi dari sektor lini tengah, selalu kandas begitu memasuki wilayah pertahanan PSM Makassar.
Kapten tim Mitra Kukar Zulkifli Syukur terpaksa harus digantikan oleh Mahdi Fahri Akbar pada menit ke-3, karena mengalami cidera ketika menghalau pergerakan pemain sayap PSM M Rahmad.
Tim tamu PSM sebenarnya membuka peluang gol duluan, melalui Samsul Chaerudin pada menit ke-4, sayangnya tendangan Samsul yang sudah berdiri bebas berhadapan dengan penjaga gawang Mitra Kukar, Rivky Mukodompit masih melambung di atas mistar gawang.
Justru lima menit kemudian, melalui serangan balik cepat tim Mitra mampu merubah keadaan, dengan gol yang dicetak oleh Raul Carlos melalui sundulan kepala.
Pemain asal Argentina tersebut berhasil lepas dari pengawalan ketat barisan belakang tim Juku Eja, dengan menjatuhkan badan untuk menyarangkan bola melalui sundulan kepala, dan merubah keunggulan 1-0 untuk tim Mitra hingga turun minum.
Kalah dalam penguasaan bola di babak pertama, membuat pelatih PSM Assegaf Rased merubah taktik dengan memasukkan pemain baru menjelang babak kedua, yakni Rasyid Bakrie dan Muklis Hadi.
Perubahan strategi tim PSM tersebut, sedikit merubah keleluasan bagi Ferdinan Sinaga yang awalnya dipasang sebagai penyerang tunggal, kemudian berperan pada posisi aslinya sebagai pemain sayap.
Kerja sama Ferdinan-Muklis hadi sempat merepotkan lini pertahanan tim Mitra Kukar, dan menciptakan beberapa peluang gol.
Ferdinan sempat memiliki peluang untuk menyamakan skor, ketika berhasil melakukan penetrasi menembus jantung pertahanan Mitra Kukar, sayangnya tendangan Ferdinan pada menit 57, masih melenceng di luar gawang Mitra Kukar.
Muklis hadi pemain jebolan Timnas-U 19 juga membuka peluang di menit ke-60, sayangnya upaya Muklis masih bisa di halau oleh Pemain belakang Mitra Kukar, Saifullah.
Disiplinnya barisan belakang Mitra Kukar seperti OK Jhon, membuat barisan depan PSM sedikit frustasi, berulang kali pemain asal Kamerun tersebut mampu menahan alur serangan PSM saat memasuki wilayah pertahanan. (Antara)
Berita Terkait
-
Jelang FIFA Series 2026, Ole Romeny Lupa Caranya Cetak Gol
-
Cedera Parah di Piala Presiden Bikin Ole Romeny Sial Sampai Sekarang
-
Ole Romeny Dapat Pelajaran Berharga Gara-gara Cedera di Piala Presiden 2025
-
Alasan Piala Presiden 2026 Tanpa Diikuti Tim-tim Super League
-
PSSI Akan Gelar Piala Presiden Diikuti 64 Peserta Tahun Depan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Penalti Penentu Kevin Diks! Gladbach Akhiri Tren 7 Laga Tanpa Kemenangan
-
Nostalgia Piala Dunia 1998: Amerika Serikat dan Iran Pernah Akrab
-
Jadi Pahlawan Kemenangan, Kevin Diks: Kami Menjalani Masa Sulit
-
Eks Pelatih Kiper Timnas Indonesia Era STY Tertantang Gabung Tim Super League Terancam Degradasi
-
Aman di Tengah Perang AS-Iran, Dewa United Tetap Bisa Tampil di AFC Challange League
-
Dipanggil Timnas Indonesia U-20, Tiga Pemain Muda Persib Bandung Siap Kerja Keras
-
Jay Idzes Bongkar Fanatisme Suporter Timnas Indonesia, Jadi Energi Tambahan
-
Kata-kata Berkelas Justin Hubner Usai Cetak Gol ke Gawang Nijmegen
-
Masih Ingat Djibril Cisse? Anaknya Kini Jadi Kapten Liverpool U-18 dan Beda Kewarganegaraan
-
Tanpa Klub, Eks Manchester United Jesse Lingard akan Hijrah ke Brasil