Suara.com - Manajemen PSM Makassar belum menentukan sikap terkait undangan mengikuti dua turnaman masing-masing Marahalim Cup dan Piala Gubernur Kaltim yang direncanakan pada Februari 2016.
Direktur Klub PSM Makassar Sumirlan di Makassar, Kamis, mengatakan masih menunggu petunjuk komisaris PT Pagolona Sulawesi Mandiri (PSM) sebelum memastikan ambil bagian atau tidak pada dua ajang tersebut.
"Kami memang sudah mendapatkan undangan resminya dari panitia penyelenggara. Namun soal apakah kita ikut atau tidak masih menunggu restu dari komisaris,"jelasnya.
Dia mengatakan, pihaknya saat ini memang lebih fokus mempersiapkan diri mengikuti kompetisi Liga Indonesia pada tahun depan. Pihaknya juga optimistis jika liga musim depan bisa terlaksana melihat komitmen dari sejumlah klub.
Menurut dia, PSM Makassar saat ini lebih memprioritaskan untuk mengikuti kompetisi dibandingkan turnamen, sebab turnamen yang selama ini diikuti justru dinilai hanya bersifat sementara serta membuat pemain merasa jenuh.
"Kami tetap percaya jika kompetisi pada 2016 bisa dilaksanakan. Kami juga akan terus berjuang agar bisa diselenggarakan," katanya.
Sementara itu, Media Officer PSM, Ramli Manong, juga mengakui manajemen PSM saat ini juga fokus mempersiapkan diri menghadapi turnamen sepak bola Sulsel Super League (SSL) U-21 pada 15 Januari 2016 di Lapangan Karebosi Makassar, Sulawesi Selatan.
Hal itu terkait informasi kesiapan tim Juku Eja memeriahkan turnamen Sulbar Cup yang rencananya digelar pada 27 Desember 2015 - 8 Januari 2016 di Stadion Manakara Mamuju Sulawesi Barat.
"Kita sudah punya pengalaman saat tampil di Habibie Cup dan Piala Jenderal Sudirman. Saat itu kita memang kesulitan mempersiapkan tim secara maksimal karena minimnya pemain di Makassar," jelasnya.
Tampil di dua turnamen dengan jangka waktu yang hampir bersamaan tentu akan membuat tim kehilangan fokus. Maka untuk mengantisipasi kemungkinan yang terburuk sehingga diputuskan untuk memprioritaskan diri berlaga di turnamen SSL U-21.
Selain persoalan waktu pelaksanaan, pihaknya juga sejauh ini belum mendapatkan surat undangan resmi dari panitia pelaksana. Dirinya juga mengaku belum bisa mempersiapkan pemain di turnamen Sulsel Cup karena belum tentu diundang.
"Kita tidak ingin setengah-setengah di turnamen SSL U-21. Sebab jika hasilnya kurang maksimal tentu kita juga yang akan menjadi sasaran kritik. Makanya untuk saat ini kita lebih fokus tampil di turnamen SSL," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Gustavo Almeida Beberkan Masalah Besar Persija di Awal Putaran Kedua Super League
-
GBK Dipakai Timnas Indonesia, Persija Bidik JIS saat Jamu PSM Makassar
-
Hasil PSM vs Bali United: Rekor Gol Tercepat Mustafic Warnai Kemenangan Serdadu Tridatu di Parepare
-
Prediksi PSM Makassar vs Bali United di BRI Super League 9 Januari 2026
-
Duo Sayuri Dapat Pengakuan Disebut Layak Main di Liga Portugal
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia
-
Analisis Toni Ho: Ada Celah bagi Timnas Indonesia U-23 Tampil di Asian Games 2026