Suara.com - Tim sepak bola Kalimantan Timur mewaspadai kekuatan tim tuan rumah Jawa Barat dalam pertarungan babak perempat final grup D Pekan Olahraga Nasional XIX/2016.
Pelatih Kaltim Eddy Simon Badawi mengakui bahwa anak asuhnya berada di grup yang tidak mudah.
Hasil undian babak perempat final menempatkan tim sepak bola Kaltim masuk di grup D, bersama dengan tuan rumah Jawa Barat, Bangka Belitung, dan Sulawesi Selatan.
Ia mengatakan perlu usaha dan kerja keras, supaya Yogi Rahadian dkk bisa meraih tiket semi final, utamanya untuk mengalahkan tim tuan rumah yang juga menargetkan prestasi tinggi di cabang paling bergengsi ini.
"Tanpa meremehkan dua tim lainnya, Jawa Barat memang menjadi lawan yang patut diwasadai. Sebab, mereka diuntungkan status tuan rumah dan dukungan suporternya," ujar Eddy.
Mantan pelatih Persiba Balikpapan ini menilai dua pesaing lainnya seperti Sulawesi Selatan dan Babel juga tim yang layak diperhitungkan, namun keduanya pernah dihadapi baik saat uji coba maupun babak penyisihan grup kemarin.
"Kami memang pernah mengalahkan Sulsel dan Babel, namun bukan berarti perjalan kami akan mulus, tentu mereka juga akan menyiapkan strategi khusus menghadapi tim kami nanti,"jelasnya.
Pada babak penyisihan Kaltim mampu menundukkan Babel dengan skor 1-0, Edy Simon mengatakan tetap saja hasil tersebut belum memberikan jaminan rasa aman di laga perempat final.
"Jangan terbuai hasil pertandingan terakhir, saat ini Babel juga sudah mengantongi kekuatan Kaltim. Jadi saya harap anak-anak bisa bermain all out, laga perdana sangat menentukan langkah selanjutnya," katanya.
Edy Simon berharap para pemainnya bermain hati-hati dan tidak melakukan kesalahan fatal, sehingga hasil buruk terjadi lagi.
"Pada laga perdana lawan Papua kami kalah, jangan sampai kejadian serupa terjadi saat mengawali babak delapan besar besok," tegasnya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Kemarau Kepung Bekasi, 2.592 Hektare Sawah Dilanda Kekeringan
-
Sempat Minta Video Call Karena Takut Penipuan, Satpam Fiktor Harefa Tolak Tawaran Kerja Dedi Mulyadi
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas
-
Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN
-
Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum
-
Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!
-
Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat
-
Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat
-
Habiskan Malam Panjang di Ibu Kota: Intip 5 Cara Menikmati Jakarta hingga Dini Hari di PIK
-
Dari Susu Jadi Yogurt Berkualitas, Transformasi Peternak Karanglo Naik Kelas Bersama BRI