Suara.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mulai melirik ranah sport science untuk mengembangkan kualitas sepakbola Indonesia, baik dari segi teknis maupun komersial.
Bersama Genius Sports, PSSI pun resmi menjalin kerjasama untuk menunjang kebutuhan penggunaan data analisis yang dirasa perlu di era sepakbola modern saat ini.
Genius Sports merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi pengolahan data olahraga. Sebagai mitra, PSSI nantinya akan mendapat banyak keuntungan yang bisa dipergunakan, seperti menganalisis performa individu dan tim secara real time.
"Genius fokus kepada data manajemen. Tentu data ini bisa ditingkatkan menjadi sebuah analisa yang diperuntukkan untuk kepentingan teknis, bahkan untuk kepentingan komersial," kata Plt. Ketua Umum PSSI, Joko Driyono saat ditemui usai penandatanganan kerjasama PSSI dan beberapa mitra di Tangerang.
Nantinya, kata Jokdri --sapaan akrab Joko Driyono--, sepakbola memang harus masuk dalam ranah yang bersifat kuantitatif, terukur dan berbasis data. Diharapkan, masuknya data analis akan semakin mengembangkan sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik.
"Rasanya sepakbola sekarang sudah harus masuk ke hal-hal yang sifatnya kuantitatif, terukur, dan semuanya basisnya adalah data. Inilah segmen kerjasama kita dengan Genius Sports," ungkap Joko.
"Genius Sports akan fokus di dua hal tadi, yakni data gathering, kemudian ditingkatkan dalam bentuk data yang sudah dianalisis menjadi informasi-informasi yang penting untuk kepentingan teknis analisa pertandingan, performance team, dan performance individu," tambah Joko.
Nantinya, data statistik yang dikumpulkan Genius Sports bisa langsung disajikan untuk para penggemar. Hal itu tentunya akan menambah semarak sepakbola di Indonesia
"Ini hanya mungkin dengan bantuan teknologi yang tepat. Kami senang dapat bermitra dengan PSSI untuk mendukung infrastruktur teknis dalam melibatkan penggemar dan mengubah penggunaan data resmi PSSI," ujar Managing Director Genius Sports, Steven Burton.
Baca Juga: Gagal di Anniversary Cup, Korut Akan Rombak Tim untuk Asian Games
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Bakal Hadapi Lawan Sekelas Argentina pada November
-
Soal Rumor Playoff Tambahan Piala Dunia 2026, PSSI: Kami Belum Dapat Surat dari FIFA
-
PSSI Respons Rumor Play-Off Tambahan Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Jadi Peserta?
-
Naturalisasi Disetop Sementara, Erick Thohir Pilih Timnas Indonesia Tampil Apa Adanya
-
PSSI Stop Naturalisasi, Bagaimana Nasib Luke Vickery?
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Persija Jakarta Cuma Menang Tipis, Van Basty: 1-0 atau 10-0 Sama Saja
-
Ditekuk MU, Chelsea Alami 4 Kekalahan Beruntun, Nasib Liam Rosenior di Ujung Tanduk?
-
Atmosfer GBK Bikin Ronaldo Nazario Merinding: Terima Kasih Indonesia
-
Bojan Hodak Tegas! Tak Ada Laga Mudah untuk Persib di Sisa Musim
-
Misi Tiga Poin di Markas City: Mikel Arteta Tolak Strategi 'Parkir Bus'!
-
Nenek Lahir di Jakarta, Eks Anak Asuh Giovanni van Bronckhorst Siap Bela Timnas Indonesia
-
Pertandingan Tanpa Penonton, Bojan Hodak Sebut Jadi Keuntungan Bagi Dewa United
-
Link Live Streaming Arema FC vs Persis Solo: Duel Sesama Tim Bermodal Positif
-
Mantab! Beckham Putra Resmi Jadi Sarjana di Tengah Kesibukannya Sebagai Pemain Persib
-
Persebaya Dipecundangi Madura United, Bernardo Tavares Semprot Wasit dan VAR