Suara.com - Pelatih Borneo FC Dejan Antonic sangat kecewa setelah timnya hanya meraih hasil seri 2-2 saat menjamu Persebaya Surabaya pada pertandingan lanjutan Liga 1 di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Jumat (11/5/2018).
Kekecewaan pelatih asal Serbia itu juga disebabkan para pemainnya seperti tertidur dan kurang agresif dalam menekan, namun baru bangkit saat tertinggal gol.
"Dua gol yang dicetak Persebaya dengan skema yang hampir mirip, saya mencatat kita sudah mengalami gol seperti ini sebanyak 12 kali," kata Dejan usai pertandingan.
Dejan mengaku telah mempersiapkan para pemainya dengan sebaik mungkin, termasuk mengevaluasi kelemahan tim Persebaya melalui rekaman pertandingan.
Namun, saat pertandingan justru para pemainya tidak bisa menerapkan taktik dan strategi dengan sempurna.
"Saat latihan selalu bagus, pemain punya motivasi yang besar untuk memenangi pertandingan, tapi kenapa saat pertandingan tidak terlihat sama sekali," ujar Dejan, kesal.
Menurut Dejan, kehilangan poin di kandang merupakan satu kerugian. Apalagi timnya saat ini perlu hasil maksimal demi mendongkrak posisi di papan klasemen.
Sementara itu, pemain Borneo FC Abdul Rahman juga mengakui bahwa timnya dalam posisi tertekan dan sulit untuk mengembangkan permainan.
"Dua kali kita tertinggal gol dan ketika kita bisa menyamakan, waktu tersisa sudah mepet untuk membalikkan keadaan," urainya.
Baca Juga: Berangkat dengan Uang Sendiri, Egi Sukses Pecahkan Rekornas
Hasil imbang ini membuat posisi Borneo FC belum bergeser dari papan bawah dan kini menempati peringkat 12 dengan nilai 9. [Antara]
Berita Terkait
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
Persebaya Surabaya Datangkan Bek Tanjung Verde! Gali Freitas 'Disekolahkan' ke Madura United
-
Borneo FC All Out! Dari Winger Brasil hingga Gelandang Argentina Dirumorkan Merapat
-
Ramadhan Sananta Ungkap Alasan Utama Terima Pinangan Persebaya Surabaya
-
Bernardo Tavares Yakin Ramadhan Sananta Meledak Lagi Bersama Persebaya
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
Terkini
-
Intip Menu TC Timnas Indonesia di Bali: Dari Genjot Fisik hingga Asah Lini Depan
-
Gothia Cup 2026: Akademi Persib Cimahi Bidik Back to Back Juara
-
Ogah Sesumbar, Spanyol Fokus Lawan Belgia Sebelum Bicara Semifinal Piala Dunia 2026
-
Nicholas Raskin Minta Belgia Main Pragmatis demi Singkirkan Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kabar Duka, Pentolan Bonek Andie Peci Meninggal Dunia
-
John Herdman Tak Gentar Hadapi Vietnam di Piala AFF 2026, Sebut Jadi Ujian Terbaik Timnas Indonesia
-
Respons Prabowo, PSSI Fokus Perluas Talent Pool Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
-
Kylian Mbappe Cetak Rekor Bersejarah usai Bawa Prancis ke Semifinal, Kini Setara Lionel Messi
-
PSSI Respons Keresahan Prabowo Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia: Butuh APBN
-
Inggris vs Norwegia Dibayangi Wabah Penyakit, Declan Rice Diisolasi