Suara.com - Timnas putri Indonesia kembali dikalahkan oleh India di laga persahabatan internasional resmi FIFA kedua. Namun pelatih timnas putri Indonesia Rully Nere mengatakan permainan skuatnya lebih berkembang meski kembali kembali kalah dari India.
Pada pertandingan di Stadion Sport Centre Kelapa Dua, Tangerang, Rabu (31/1/2019) Timnas putri Indonesia kalah 0-2. Dua gol India dalam pertandingan tersebut dicetak oleh Sanju (20') dan Dangmei Grace (90+1').
Sementara pada pertandingan pertama hari Minggu kemarin, Indonesia juga takluk, tetapi dengan skor 0-3. Meski kembali menelan kekalahan namun pelatih Rully Nere melihat adanya peningkatan.
"Pada pertandingan kedua ini, kami melakukan rotasi pemain dan perubahan di skema permainan. Ada peningkatan di sana dan pemain bisa tampil lebih baik sesuai yang saya minta," ujar Rully Nere seperti dilansir Antara.
Menurut Rully, dua pertandingan menghadapi India menjadi pelajaran berharga bagi skuat berjuluk Garuda Pertiwi. Selain dapat meningkatkan level performa, pertemuan itu membuat kepercayaan diri skuat timnas putri juga semakin meninggi.
"Karena itu kami menginginkan pertandingan internasional lain seperti ini. Rencananya digelar pada bulan Maret 2019. Kalau bisa kualitas tim lawan di atas India, agar kami dapat mengukur kemampuan," tutur Rully.
Timnas putri Indonesia dianggap tampil bagus saat melawan India di laga kedua. Mereka memberikan perlawanan sepanjang pertandingan. India yang berhasil mencuri gol pertama di menit ke-20 melalui Sanju, sempat kesulitan setelah unggul.
Tantangan mereka bertambah karena Indonesia mendapatkan dukungan dari para suporter. Namun, beberapa kesempatan Garuda Pertiwi pupus di pertahanan lawan. Justru India yang menambah keunggulan menjadi 2-0 berkat gol Dangmei Grace di menit 90+1.
Baca Juga: Tinggalkan Bayern Munich, Sandro Wagner Bergabung di Klub Liga China
Berita Terkait
-
Modus Adonan Tepung, WNA India Sembunyikan Emas Rp700 Juta di Celana Dalam
-
Warga India dan China Terancam Tak Bisa Nonton Piala Dunia 2026, Penawaran Harga Hak Siar Murah
-
India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini
-
Kata-Kata Pelatih Indonesia yang Ikut Antar Al Nassr Juara Liga Arab Saudi Putri
-
Solusi BBM Langka, Pemerintah Siapkan Bensin Etanol E85 untuk Kendaraan Flex-Fuel
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
Bikin Heboh! Eks Kiper Timnas Belanda Beri Kode Pensiun di Indonesia, Apa Alasannya?
-
Jelang Dua Laga Penentuan, Ini Cara Marc Klok Bakar Semangat Pemain Persib Bandung
-
Klarifikasi Resmi Timnas Irak Terkait Isu Visa Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026
-
Profil Cha Bum-kun: Legenda Korea Selatan yang Buka Jalan Pemain Asia ke Eropa
-
PSIM Yogyakarta Kejar Lisensi Asia Setelah Lolos Verifikasi Super League
-
Marcos Reina Mau Ngotot ke Persija Jakarta, Perbaiki Klasemen Akhir Super League
-
Pernah Hajar Argentina, Arab Saudi Pede Jungkalkan Spanyol dan Uruguay di Piala Dunia 2026
-
Prediksi Semen Padang vs Persebaya di Super League: Misi Bajul Ijo Incar Posisi Empat Besar
-
Semen Padang vs Persebaya, Bernardo Tavares Waspadai Jebakan Blok Rendah Kabau Sirah
-
Hanya Satu yang Tercecer! 17 Tim Liga 1 Lolos Lisensi, PSBS Biak Ada Apa?