Suara.com - Keajaiban terjadi di Anfield, Rabu (8/5/2019). Liverpool yang sebelumnya diperkirakan bakal tersingkir, mampu membalikkan keadaan dan menyingkirkan tim terbaik di dunia saat ini, Barcelona.
Menjamu Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions, Liverpool yang kalah telak 3-0 di leg pertama, berhasil membalikkan keadaan lewat kemenangan empat gol tanpa balas di leg kedua.
Divock Origi membuka kemenangan Liverpool di menit ke-7. Dua gol dari Georginio Wijnaldum di menit 54 dan 56 membuat agregat menjadi imbang. Di menit 79, Origi kembali mencatatkan namanya di papan skor sekaligus mengunci kemenangan Liverpool atas Barcelona di semifinal Liga Champions dengan keunggulan agregat 4-3.
Menanggapi keajaiban yang terjadi di Anfield, mantan manajer Liverpool Gerard Houllier mengaku jika bekas klubnya itu pantas lolos ke babak final. Karena strategi yang diterapkan Jurgen Klopp berhasil mematikan aliran bola Barcelona, sekaligus membuat jawara La Liga itu takut.
"Saya tidak tahu kenapa, hanya saja saya merasa mereka (Liverpool) bisa melaju ke final. Bahkan setelah mereka dikalahkan Barcelona," kata Houllier seperti dikutip talkSPORT.
"Mereka tidak beruntung di Camp Nou. Ada sesuatu yang istimewa tentang tim Liverpool saat ini, dan saya selalu merasa mereka akan menang," sambung lelaki yang pernah mengantar Liverpool menjuarai UEFA Cup (sekarang bernama Liga Europa) di musim 2000/01.
"Klub ini sangat istimewa, begitu pula dengan pendukung mereka. Pendukung Liverpool tidak brutal dan tidak agresif. Mereka bisa menciptakan atmosfer yang membuat pemain semangat untuk menyerang."
"Ketika gol pertama tercipta, saya yakin Liverpool akan membalikkan keadaan. Tanpa kenal lelah, dengan sangat berani mereka terus menekan dan itu membuat lawan (Barcelona) takut. Gol terakhir benar-benar membuat pemain Barcelona terpaku."
Final Liga Champions musim ini merupakan final kedua Liverpool di dua musim berturut-turut. Musim lalu Liverpool berhasil melaju ke final, meski pada akhirnya gagal meraih gelar setelah ditumbangkan Real Madrid.
Baca Juga: Barca Tersingkir Usai Dibantai Liverpool, Suarez: Kami Hanya Manusia Biasa
Di final musim ini, Liverpool akan menghadapi pemenang laga antara Ajax versus Tottenham Hotspur. Ajax saat ini unggul agregat 1-0 menyusul kemenangan di leg pertama yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium pekan lalu.
Berita Terkait
-
3 Klub Pemain Timnas Indonesia yang Berhasil Amankan Tiket Kompetisi Eropa
-
Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa
-
Mohamed Salah Pecahkan Rekor Assist Steven Gerrard di Liverpool
-
Tegaskan Harry Kane Bertahan, Bos Bayern Munich: Lagi Pula Barcelona Tidak Punya Uang
-
Mohamed Salah Menangis Tinggalkan Liverpool: Ini Kehidupan Saya
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Keajaiban Como 1907: Tim Berisi Remaja yang Dibawa Fabregas ke Liga Champions
-
Isu Jadi Pelatih Italia, Antonio Conte Sentil Finansial FIGC: Sanggup Bayar Gaji Guardiola?
-
Isak Tangis Mohamed Salah: Ungkap Perasaan Mendalam Setelah Resmi Tinggalkan Liverpool
-
Liverpool Terlempar dari Empat Besar, Arne Slot Kambinghitamkan Badai Cedera
-
Egy Maulana Vikri Kecewa Dengan Penampilannya Musim Ini, Kenapa?
-
Lionel Messi Alami Masalah Paha Jelang Piala Dunia 2026
-
11 Pemain Premier League Tidak Masuk Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Sindir Pelatih Borneo FC Usai Keluhkan Aruran Head to Head
-
Antusiasme Dukungan Bobotoh Bikin Eliano Reijnders Geleng-geleng Kepala
-
Borneo FC Gagal Juara, Fabio Lefundes Tetap Bangga Pecahkan Rekor Super League