Suara.com - Persib Bandung dituntut syarat khusus jika ingin menggunakan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai kandang di Liga 1 2020. Sebab, stadion tersebut mengalami kerusakan di beberapa sektor.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga, sebelumnya sudah memberikan lampu hijau. Namun ada beberapa catatan yang harus segera diselesaikan Persib jika ingin main di Stadion GBLA.
Catatan tersebut antara lain, tidak ada layout stadion, sertifikasi stadion, serta ketersediaan lapangan latihan. Sementara dari segi fasilitas, masih belum memiliki ruang medis dan perbaikan tribune penonton yang mengalami keretakan.
Hasil tersebut didapat setelah LIB melakukan pengecekan pada 27 Februari lalu. Hasilnya, GBLA bisa dipergunakan, namun sebelumnya harus memenuhi rekkmendasi pihak LIB untuk kelayakan stadion.
Hal itu disampaikan PT Liga Indonesia Baru kepada PT Persib Bandung Bermartabat melalui surat resmi nomor 129/LIB-KOM/III/2020. Surat ini menjelaskan hasil verifikasi infrastruktur Stadion GBLA.
''Bersama ini, PT Liga Indonesia Baru menyampaikan hal-hal sebagai berikut. Bahwa berdasarkan hasil verifikasi infastruktur, Stadion GBLA, LAYAK DENGAN CATATAN untuk digunakan dalam kompetisi Liga 1 2020,'' tulis Direktur Utama PT LIB, Cucu Somantri, seperti dilansir dari laman resmi klub.
Pihak LIB memberikan waktu hingga tanggal 8 Maret 2020 untuk segera melaksanakan rekomendasi pihaknya terkait kelayakan stadion. Jika dihitung, Persib hanya memiliki sisa waktu satu hari mulai dari sekarang.
Berita Terkait
-
Main 7 Menit Saat Persib Bandung Dibantai, Layvin Kurzawa Catat Rekor Apik, Kok Bisa?
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Persib Bandung Dihajar Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf Kepada Bobotoh
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Main 7 Menit Saat Persib Bandung Dibantai, Layvin Kurzawa Catat Rekor Apik, Kok Bisa?
-
Persib Bandung Berantakan Dibantai Ratchaburi FC, Bojan Hodak Akui Lawan Jauh Lebih Baik
-
Duet Nova Arianto dan Sofie Imam Dampingi John Herdman, PSSI Cari Tambahan Pelatih Lokal Lagi
-
Raja Assist Super League, Waktunya Ezra Walian Kembali ke Timnas Indonesia di Era John Herdman?
-
Skenario Persib Bandung Lolos Final ACL Usai Dihajar Ratchaburi, Masih Ada Harapan di Leg Kedua?
-
Persib Tak Berdaya di Hadapan Ratchaburi FC, Bojan Hodak Minta Maaf
-
Semalam Dibantai, Bojan Hodak Kecewa ke Thom Haye cs
-
Buntut Sanksi FIFA, Manajer Timnas Indonesia Diganti?
-
Dua Pemain Jong Ajax Keturunan Indonesia, Siapa yang Bisa Susul Maarten Paes Bela Garuda?
-
Siapa Dwi Prio Utomo? Bukan Orang Baru, Asisten Kurniawan Dwi Yulianto di Timnas Indonesia U-17