Reky Kalumata
Kamis, 26 Maret 2020 | 12:08 WIB
Bek tengah Persib Bandung, Nick Kuipers usai latihan rutin bersama skuat Persib di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Rabu (21/8/2019). [Suara.com/Aminuddin]

Suara.com - Sejumlah pesepak bola profesional tak hanya mengandalkan penghasilannya di lapangan.  Bek asing Persib Bandung Nick Kuipers misalnya, yang memilih bisnis lain guna menambah penghasilan dan menyalurkan hobi.

Pemain sepak bola asal Belanda ini ternyata memiliki bisnis kuliner di negaranya. Nick mengaku bahwa dia memiliki sebuah kedai makanan yang menjual wraps atau penganan berupa roti isi daging.

"Ya saya memulai bisnis itu dengan teman saya dengan menjual wraps. Wraps yang menyehatkan menggunakan ayam dan daging sapi. Kami sudah mulai sejak 3 tahun lalu di Maastrich, dan itu sudah berjalan cukup baik," kata Nick seperti dilansir Ayobandung.

Bek Persib Bandung, Nick Kuipers melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Tira Persikabo dalam putaran kedua Liga 1 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Sabtu (14/9/2019). (Instagram/@persib_official)

"Wraps ini bisa memakai salmon, ayam, jadi ini lebih menyehatkan. Makan siang yang ideal untuk orang-orang yang sering berolahraga. Jadi ini lebih menyehatkan," ujarnya.

Selain itu, bek berusia 27 tahun itu juga mengaku memiliki ketertarikan di bidang memasak. Nick mengakui, ketika masih berada di Belanda, dia aktif memasak dan berjualan.

Selain kemampuan mumpuninya dalam mengolah si kulit bundar, Nick ternyata jago dalam meracik makanan.

"Tentunya. Saya juga ikut berjualan saat masih ada di Maastricht. Saya melakukan training dan kadang memasak bersama dengan teman. Jadi saya juga bisa masak," katanya.

Eks ADO Den Haag itu mengatakan, ide awal memilih berbisnis wrap lantaran untuk memenuhi kebutuhannya akan asupan makanan yang bergizi. Apalagi sebagai seorang pesepak bola profesional, demi menjaga pola hidup sehat, makanan yang disantap harus sehat, enak, namun juga praktis.

"Iya, Karena saya butuh suatu makanan yang cepat disajikan dan mudah dikonsumsi di siang hari sebelum bepergian kemana-mana. Saya butuh makan siang cepat, jadi saya pikir wraps itu bagus, mudah dan menyehatkan. Itu yang membuat saya berjualan itu," kata Nick.

Disinggung untuk membuka cabang usahanya di Bandung, pemilik nomor punggung 2 ini tidak menutup kemungkinan untuk membawa resep andalannya ke Indonesia. Nick mengatakan, bisa saja dia membuka cabang di Indonesia bila ada permintaan dan peluang.

"Ya mungkin. Tapi saya tidak tahu apakah orang Indonesia suka wraps atau tidak. Mungkin saya harus membuat wraps yang berbeda. Jika orang-orang mau, mungkin saja. Saya belum tahu. (Usahanya ini) bersama teman saya. Kami mengerjakan ini bersama, jadi harus ada kesepakatan satu sama lain," ucapnya.

Namun Nick mengakui, memiliki cita-cita untuk memperkenalkan resep kuliner Indonesia ke Belanda. Selain menu favoritnya, Nick mengaku, ada beberapa menu khas Indonesia yang ingin ia bawa ke Belanda.

"Mungkin saja dengan nasi goreng atau sate. Mungkin akan kami coba, saya belum tahu dan untuk saat ini saya masih fokus pada sepak bola. Kami tidak akan pernah tahu apa yang terjadi di masa depan," ujarnya.

Read more...