Suara.com - Tiga pemain asing Borneo FC yakni Francisco Torres, Diogo Campos, dan Nuriddin Davronov masih belum bergabung dengan tim untuk memulai latihan bersama karena masih tertahan di negaranya masing-masing imbas COVID-19.
Laman resmi klub, Kamis (27/8/2020), menyebutkan bahwa Torres dan Campos yang sama-sama asal Brasil masih kesulitan terbang ke Indonesia karena masih massifnya penularan COVID-19 di negeri Samba, sementara Nuriddin menemui kesulitan izin keluar dari negaranya.
"Kalau surat jalan sudah dikeluarkan, maka akan langsung kami teruskan kepada ketiga pemain tersebut. Nanti mereka yang mengurus untuk terbang ke Indonesia," kata presiden klub Borneo FC Nabil Husein seperti dimuat Antara.
Belum hadirnya mereka berpengaruh terhadap persiapan tim dalam mengarungi lanjutan Liga 1 2020, apalagi waktu tersisa menuju kickoff tinggal sebulan lagi.
Di samping itu, pergantian pelatih dari Edson Tavares ke Mario Gomez juga menjadi pertimbangan lain, apalagi ketiganya belum pernah merasakan sentuhan Mario Gomez sehingga chemistry antara satu sama lain harus mulai terjalin.
"Ketiga pemain tersebut adalah pilar utama dalam tim. Jadi wajar kami sangat mengharapkan kehadiran mereka dalam tim saat ini. Kalau dihitung, persiapan tim hanya tinggal sebulan menuju lanjutan kompetisi nanti," kata dia.
Nabil Husein juga masih menunggu kehadiran Titus Bonai dan Immanuel Wanggai yang masih dalam perjalanan menuju Samarinda.
Berita Terkait
-
Persija Buka Suara Dituding Berbuat Macam-macam, Panpel Bantah Diskriminasi ke Borneo FC
-
Akhirnya Mauro Zijlstra Tumbang
-
Gegara Gol Telat Borneo FC, Persija Gagal Pepet Persib di Puncak Klasemen
-
Lagi-lagi Wasit Kasih Kartu Kuning ke Allano Lima, Pelatih Persija Kali Ini Pasrah
-
Fabio Lafundes Berani Jamin! Rivaldo Pakpahan Layak Jadi Andalan Timnas Indonesia
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Anak Darren Fletcher Disanksi Berat Buntut Ucapan Homofobik, FA: Itu Tak Bisa Diterima!
-
Tanah Air Porak Poranda, Sara Didar Tahan Tangis Demi Asa Timnas Putri Iran di Piala Asia
-
Argentina Bidik Back-to-Back Piala Dunia 2026, Misi Terakhir Lionel Messi?
-
Miralem Pjanic Desak Juventus Rekrut Bernardo Silva Jika Gagal Dapatkan Tonali
-
Striker Brasil Richarlison Ogah Main di Piala Dunia 2026 karena Perang AS-Iran, Begini Faktanya
-
Bintang Muda Persija Jakarta dan Persib Bandung Dominasi Skuad Timnas Indonesia U-20
-
Eks Andalan STY Sebut Super League Lebih Baik Dibanding Divisi Dua Belanda, Kok Bisa?
-
Kevin Diks Menggila! Bek Timnas Indonesia Ini Jadi Mesin Gol Asia di Bundesliga
-
Stop Rasisme! Mikael Alfredo Tata Korban Serangan Rasial, Persebaya Pasang Badan
-
2 Pemain Timnas Indonesia Jadi Termahal di Liga 1, Salah Satunya Kalahkan Eks PSG