Suara.com - Seorang pesepak bola profesional biasanya memiliki ritual khusus sebelum bertanding. Namun hal tersebut tidak berlaku buat gelandang Chelsea, N'Golo Kante.
Umumnya pesepak bola memiliki kebiasaan tertentu yang berbeda dari lainnya. Yang paling banyak adalah untuk terhindar dari celaka saat jalannya pertandingan.
N'Golo Kante ternyata tidak demikian. Penggawa Timnas Prancis itu mengaku hanya menjalankan kebiasaan rutin seperti tidur yang cukup dan makan makanan bergizi sebelum bertanding.
''Tidur cukup sangat penting, jadi saya tidur lebih cepat. Terutama saat kami melakukan kick-off pada waktu makan siang, karena tidak punya kesempatan untuk mengganti tidur pada malam hari,'' ungkap Kante, dikutip dari laman resmi klub.
''Tidur memang sangat penting. Di samping itu Anda juga harus mendapatkan energi dari makanan di malam sebelum pertandingan,'' imbuhnya.
Kante menambahkan, pagi hari setelah selesai bertanding ia mengaku sarapan cukup gizi dan melakukan relaksasi. Tujuannya agar tubuhnya tetap terjaga dan pikiran tetap fokus.
''Saya mencoba rileks dan kemudian kami akan menjalani pertemuan tim, yang di mana pada saat itulah saya mulai berkonsentrasi untuk menghadapi pertandingan. Sebelum itu, saya berkegiatan selayaknya hari normal dan tidak berpikir macam-macam," tegas peraih gelar Piala Dunia 2018 itu.
''Sangat penting untuk memiliki koneksi yang baik dengan tim. Konsentrasi kami pada hari pertandingan pada dasarnya adalah mengingat apa yang telah kami kerjakan,'' lanjutnya.
Satu hal paling penting, Kante menekankan bahwa dirinya harus mendengarkan arahan dari pelatih sebelum pertandingan. Sebab itu jadi kunci untuk memenangkan pertandingan.
Baca Juga: Mourinho Senang Tottenham Pastikan Tempat di Final Piala Liga Inggris
''Kami harus mewaspadai lawan pertandingan, jadi staf akan memberikan kami beberapa informasi terkait mereka, apa yang harus kami perhatikan dan apa yang bisa membantu kami meraih kemenangan,'' pungkas Kante.
Kebiasaan N'Golo Kanter tersebut berbuah manis. Ia selalu jadi andalan di lini tengah Chelsea sepanjang musim ini.
Berita Terkait
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
-
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis
-
Resmi! Thomas Tuchel Perpanjang Kontrak dengan Timnas Inggris hingga 2028
-
Gary Neville Sebut Arsenal dan Chelsea Salah Langkah! Gagal Rekrut Bintang Rp1,3 Triliun
-
Bayern Munich Siap Gelontorkan Duit Rp1,2 Triliun Demi Rekrut Kiper Timnas Belanda
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat