Suara.com - Brace alias dwigol yang dikemas Luis Suarez membuat Atletico Madrid kian tak tergoyahkan di puncak klasemen Liga Spanyol 2020/2021, setelah menundukkan tuan rumah Cadiz dengan skor 4-2 dalam laga pekan ke-21 di Estadio Ramon de Carranza yang rampung Senin (1/2/2021) dini hari WIB.
Kemenangan Atletico dilengkapi dua gol lain yang dicetak oleh Saul Niguez dan Koke, sedangkan tuan rumah hanya bisa membalas melalui dwigol penyerang gaek Alvaro Negredo.
Atletico kini bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 50 poin dan unggul 10 poin atas pesaing terdekat Real Madrid, disertai satu laga simpanan yang belum dimainkan.
Sedangkan Cadiz (24 poin) yang harus rela rentetan tiga catatan nirkalah di kandang mereka berakhir harus rela melorot ke urutan ke-13.
Setelah peluang awal tembakan jarak jauh Alberto Perea hampir memaksa kiper Jan Oblak mencetak gol bunuh diri, Atletico balik mengancam melalui Thomas Lemar dan Saul.
Pada menit ke-28, Suarez akhirnya membuka keunggulan Atletico melalui eksekusi tendangan bebas yang melambung melewati pagar hidup dan tak terjangkau kiper Jeremias Ledesma demi bersarang ke sisi kiri gawang.
Akan tetapi keunggulan Atletico tak bertahan lama, sebab 10 menit kemudian Negredo melepaskan tembakan melengkung menawan untuk menaklukkan Oblak di area tiang jauh dan membuat kedudukan imbang 1-1.
Semenit jelang berakhirnya waktu normal babak pertama, Atletico sukses merestorasi keunggulan mereka melalui situasi sepak pojok yang dikirim Lemar dan disambut sontekan Saul demi membuat bola melambung di atas kerumunan pemain sebelum melesak ke dalam gawang tuan rumah.
Pada menit kedua injury time babak pertama, wasit Jesus Gil Manzano dan VAR sempat disibukkan dengan insiden di dalam kotak penalti atas dugaan pelanggaran Koke terhadap Perea, tetapi pada akhirnya tak ada hadiah tendangan penalti dan keunggulan Atletico terjaga hingga turun minum.
Baca Juga: Valencia Vs Elche: Akhiri Tren Buruk, Kelelawar Mestalla Menang 1-0
Tiga menit memasuki babak kedua, Manzano tanpa ragu menunjuk titik putih setelah Lemar jatuh begitu saja setelah mengalami kontak fisik ringan di dalam kotak penalti tim tamu.
Di tengah gelombang protes para pemain Cadiz, Suarez dengan tenang mengkonversi tendangan penalti untuk membawa Atletico menggandakan keunggulan pada menit ke-50.
Suarez hampir melengkapi raihannya menjadi trigol pada menit ke-62, tetapi tembakannya masih melenceng tipis di sisi gawang dan pada menit ke-71 justru Cadiz mampu memperkecil ketertinggalan jadi 2-3 saat Negredo mencetak gol keduanya sontekan jarak dekat di mulut gawang Atletico.
Pada menit ke-75 giliran Negredo yang hampir meraih trigol, jika saja Oblak tidak bereaksi cepat untuk menghentikan laju sundulan pemain berusia 35 tahun itu.
Setelah sukses meredam momentum kebangkitan Cadiz, Atletico mengunci kemenangan mereka jadi 4-2 saat Koke tinggal menyelesaikan sajian kerja sama umpan satu dua antara Angel Correa dan Marcos Llorente dua menit jelang bubaran waktu normal.
[Antara]
Berita Terkait
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Asal-usul Darah Indonesia Tony Kouwen, Kiper Muda yang Trial di Atletico Madrid
-
Trial di Atletico Madrid, Ibu Kiper Keturunan Ini Langsung Kode Keras ke Timnas Indonesia
-
Barcelona Dihajar 4-0 Atletico Madrid, Frenkie de Jong: Kalau Bukan AI, Ini Skandal!
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat