Suara.com - Amiruddin Bagus Kahfi telah diperkenalkan sebagai pemain baru klub Belanda, FC Utrecht. Ia dikontrak selama 18 bulan dengan opsi perpanjangan hingga 2 tahun.
Namun, di awal kariernya di Belanda, Bagus tak serta merta bermain di tim utama. Bagus lebih dulu harus membuktikan kemampuannya bersama Jong Utrecht, tim satelit yang berkiprah di Eerste Divisie atau kasta kedua kompetisi sepak bola Belanda.
Akan tetapi, manajemen FC Utrecht malah menempatkan Bagus di tim U-18. Saudara kembar Amiruddin Bagas Kaffa itu mendapat label pemain dispensasi karena usianya sudah 19 tahun.
Meski harus berjuang dari bawah, Bagus akan berusaha mewujudkan mimpinya. Pemain yang identik dengan rambut kribo itu pun menyampaikan apa yang ingin didapat selama berseragam FC Utrecht.
"Pastinya mimpi saya bisa bermain sebanyak mungkin, cetak banyak gol. Tapi, saya harus kerja keras dari yang lainnya karena tidak ada yang mudah, tapi saya yakin bisa," kata Bagus dikutip dari kanal YouTube Marc Klok, Sabtu (6/2/2021).
Selain itu, Bagus juga punya mimpi menembus tim utama FC Utrecht. Ia ingin sekali merasakan atmosfer bertanding di Eredivisie atau kompetisi kasta teratas Negeri Kincir Angin.
"Ya tentu. Semoga saja dalam dua atau tiga tahun bisa debut di tim Eredivisie," tambah pemain yang sebelumnya memperkuat Barito Putera itu.
Sementara itu, direktur Teknik FC Utrecht, Jordy Zuidam, mengungkap alasan Bagus di tempatkan di tim U-18. Ia mengharapkan sang pemain bisa lebih dahulu beradaptasi dengan program tim.
"Di FC Utrecht U-18, Bagus Kahfi bisa beradaptasi dan berintegrasi ke dalam program kami," ujar Jordy Zuidam dikutip dari laman resmi FC Utrecht.
Baca Juga: Momen Spesial Bagus Kahfi Diperkenalkan FC Utrecht
"Itulah mengapa kami akan membiarkan dia menyesuaikan diri dengan tim U-18 kami," ia menjelaskan.
"Kami akan melakukan semua yang bisa kami lakukan untuk mengembangkan Bagus Kahfi bersama kami," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Mr Presiden Harus Tahu! Siapa Londo Ireng, Benarkah Orang Indonesia yang Berkhianat?
-
Ole Romeny Berpotensi Duet dengan Mohamed Ihattaren di Fortuna Sittard, Kombinasi Mematikan?
-
4 Fakta Situasi Terkini Mees Hilgers, Pelatih Sudah Angkat Tangan
-
Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum
-
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra
-
Viral Kasus Pelecehan Seksual Konsumen Paylater, Kredivo Putus Kerja Sama Debt Collector
-
Shin Tae-yong Maklumi Persija Kalah di Laga Perdana Piala Presiden 2026
-
Industri Kreatif Bergeser, Strategi Kampanye Tak Lagi Cukup
-
Ekonom UGM Endus Pola Penggusuran 'Orang Jokowi' di Balik Mundurnya Gubernur BI
-
RI Lobi AS Agar Sawit Bebas Tarif Section 301, Airlangga: Kami Minta Dikecualikan
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Ketimpangan Relasi Kerja: Mengapa Loyalitas Hanya Berlaku Satu Arah?
-
Perahu Mahasiswa KKN Terbalik di Muratara, Begini Kronologi hingga Satu Korban Hilang