Suara.com - Gelandang sentral Manchester City, Ilkay Gundogan mengaku siap menghabiskan sisa karier bersama The Citizens.
Gundogan menjadi pemain penting bagi tim asuhan Pep Guardiola musim ini dan menjalani musim paling produktif sejak bergabung dari Borussia Dortmund pada 2016.
Ya, sang gelandang sentral kini konstan mencetak gol. Ia seperti menjelma menjadi gelandang box-to-box meskipun sebelum-sebelumnya ia lebih dikenal sebagai deep-lying playmaker yang mengatur tempo permainan dengan passing-passingnya di lini tengah, atau bahkan gelandang jangkar.
Gundogan telah mencetak 13 gol plus 3 assist dari 26 penampilan lintas ajang bersama Manchester City di musim 2020/2021 ini.
Pemain berusia 30 tahun telah mencetak 8 gol dari 7 laga pamungkasnya di Liga Inggris. Ia mencetak masing-masing dua gol dalam dua laga terakhir Manchester City, termasuk saat menggilas Tottenham 3-0 di Etihad Stadium akhir pekan lalu.
Manchester City sendiri kini kukuh memuncaki klasemen dengan keunggulan tujuh poin dari pesaing terdekat, bahkan mereka juga masih mengantongi satu laga tunda yang belum dimainkan.
"Saya harus jujur mengatakan bahwa saya bisa membayangkan itu terjadi," kata Gundogan kepada Sky Sports tentang kemungkinan pensiun di Manchester City.
"Saya merasa klub ini lebih dari sekadar sepakbola itu sendiri dan rasanya menyenangkan menjadi bagian dari keluarga ini," sambung pemilik 42 caps bersama Timnas Jerman itu.
Gundogan sendiri yakin timnya bisa kembali juara Liga Inggris musim ini, tetapi menegaskan The Citizens tetap harus dalam kondisi terbaik hingga akhir musim nanti.
Baca Juga: MU Tertahan dan Arsenal Menang Telak, Berikut Klasemen Terbaru Liga Inggris
"Bila kami terus bermain seperti ini, saya kira kami favorit merebut gelar. Namun, itu membutuhkan kerja keras setiap pemain. Secara individu dan sebagai tim," tutur Gundogan.
"Kami tahu apa yang telah kami raih dalam beberapa pekan terakhir dan tanggung jawab apa yang diperlukan. Kami harus memikul tanggung jawab karena pada akhirnya kami ingin menjadi juara," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Rodri Terancam Sanksi Berat! FA Dakwa Gelandang Man City Usai Kritik Pedas Wasit
-
3 Opsi Man City Tanpa Erling Haaland Lawan Salford di Piala FA, Guardiola Pakai yang Mana?
-
Dari Palestina hingga Catalan Merdeka, Deretan Sikap Politik Pep Guardiola yang Jadi Sorotan
-
Bayern Munich Intip Peluang Rekrut John Stones dari Man City Secara Gratis
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Mimpi Besar dari Kota Batik: Kick-Off MilkLife Soccer Challenge Solo Seri 2 Musim 2025/2026
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat